Sabtu, 4 April 2026

Saham Bagger, Intip Aksi Orang Dalam hingga Rumor yang Beredar

Penulis : M. Ghafur Fadillah
9 Okt 2025 | 20:19 WIB
BAGIKAN
Karyawan tengah memantau pasar. (Investor Daily/David Gita Roza)
Karyawan tengah memantau pasar. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE), emiten ritel elektronik pemilik jaringan UFO Elektronika, terus mencuri perhatian investor setelah mencatat lonjakan harga signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Sepanjang satu bulan terakhir, saham UFOE melesat sekitar 102% alias bagger ke level Rp 354 per saham, seiring perbaikan kinerja keuangan dan meningkatnya kepercayaan pasar terhadap strategi efisiensi yang dijalankan manajemen.

Kinerja keuangan UFOE pada tahun buku 2024 menunjukkan tren pemulihan yang kuat. Perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp 1,01 triliun dengan laba bersih Rp 18,9 miliar, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang membukukan pendapatan Rp 882 miliar dan laba Rp 12,6 miliar. Tren positif itu berlanjut hingga semester I-2025, dengan pendapatan Rp 555 miliar dan laba bersih Rp 7,8 miliar, tumbuh 16% secara tahunan (year-on-year).

Advertisement

Direktur Utama UFOE Poedji Harixon sebelumnya menyampaikan bahwa tahun 2025 akan menjadi momentum konsolidasi dan efisiensi bagi perusahaan. Perseroan menargetkan pertumbuhan kinerja 10–15% didukung strategi efisiensi logistik, optimalisasi sewa toko, serta restrukturisasi pembiayaan yang berhasil menekan beban bunga hingga 20%.

"Kebijakan efisiensi yang konsisten telah meningkatkan margin bersih perusahaan dari 1,9% menjadi 2,5%, dan diperkirakan akan terus membaik seiring perluasan strategi omnichannel retail yang mulai diimplementasikan," jelasnya dalam paparan publik baru-baru ini, Kamis (9/10/2025).

UFOE menyampaikan fokus pada transformasi digital melalui pengembangan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) dan integrasi kanal penjualan offline–online. Langkah ini tidak hanya memperkuat kontrol stok dan arus kas, tetapi juga meningkatkan pengalaman pelanggan melalui sinergi dengan sejumlah marketplace besar di Indonesia.

Optimisme terhadap prospek bisnis UFOE turut diperkuat oleh aksi beli saham oleh manajemen dan komisaris. Berdasarkan laporan keterbukaan informasi BEI, Komisaris Ir. Pudji Harianto menambah kepemilikan sebanyak 66.500 lembar saham pada Agustus 2025, sehingga total kepemilikannya naik menjadi 7,22%.

Selain itu, Direktur Henry Budiono juga menambah kepemilikan 50.000 lembar saham UFOE, yang dipandang sebagai bentuk keyakinan terhadap prospek pertumbuhan dan keberlanjutan strategi efisiensi perusahaan. Aksi beli oleh pejabat internal ini menjadi sinyal positif (insider buying/aksi beli ‘orang dalam’) yang umumnya direspons baik oleh pasar.

Rumor

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Business 26 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 29 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 38 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 42 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
International 50 menit yang lalu

Kadin: Perang Lumpuhkan Ekonomi Timur Tengah, Biaya Kirim Melonjak 3 Kali

Kadin ungkap dampak perang Iran-AS: Biaya logistik naik 3 kali lipat & pengiriman barang molor hingga 2 bulan. Cek dampaknya bagi Indonesia.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia