Sabtu, 4 April 2026

Saham Bagger, Intip Aksi Orang Dalam hingga Rumor yang Beredar

Penulis : M. Ghafur Fadillah
9 Okt 2025 | 20:19 WIB
BAGIKAN
Karyawan tengah memantau pasar. (Investor Daily/David Gita Roza)
Karyawan tengah memantau pasar. (Investor Daily/David Gita Roza)

Di tengah penguatan harga saham, pasar juga diwarnai rumor mengenai penjajakan investor strategis asing, terutama dari Asia Timur khususnya China, yang disebut tengah melakukan pembicaraan awal dengan manajemen UFOE.

Head of Research Retail MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai rumor tersebut menjadi katalis tambahan di tengah perbaikan fundamental perusahaan. “Minat investor terhadap UFOE meningkat bukan hanya karena kinerja keuangan yang membaik, tetapi juga ekspektasi terhadap masuknya investor asing yang berpotensi memperkuat rantai pasok dan distribusi produk elektronik,” ujarnya.

Menurut Herditya, arah kerja sama yang dibahas meliputi penguatan supply chain produk elektronik, ekspansi jaringan distribusi, serta kolaborasi digital untuk memperluas penetrasi pasar di Indonesia bagian timur. “Dengan kombinasi insider buying, efisiensi biaya, dan potensi investasi asing, saham UFOE bisa masuk fase rerating jangka menengah,” katanya.

Advertisement

Dari sisi valuasi, saham UFOE dinilai masih berada di level yang relatif moderat, dengan Price to Book Value (PBV) sekitar 2,3 kali. Potensi peningkatan margin laba bersih diperkirakan dapat menekan rasio valuasi dan menjadikan saham ini lebih menarik bagi investor yang mencari peluang di sektor ritel elektronik.

Herditya menilai jika rumor investasi asing terealisasi, valuasi UFOE dapat mengalami penyesuaian positif karena adanya prospek peningkatan kapasitas distribusi dan efisiensi rantai pasok. "Selain itu, strategi digitalisasi yang terus digarap dipandang akan memperkuat daya saing perusahaan di tengah perubahan perilaku konsumen menuju kanal online," pungkasnya.

Sebagai informasi, Damai Sejahtera Abadi berdiri sejak 2004, dan mengoperasikan jaringan ritel elektronik serta furnitur melalui merek UFO Elektronika dan Uni Home. Saat ini, perusahaan mengelola lebih dari 23 gerai yang tersebar di Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, dan Kalimantan, serta berencana membuka 50 outlet baru dalam lima tahun ke depan, terutama di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Business 21 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 24 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 33 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 37 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
International 45 menit yang lalu

Kadin: Perang Lumpuhkan Ekonomi Timur Tengah, Biaya Kirim Melonjak 3 Kali

Kadin ungkap dampak perang Iran-AS: Biaya logistik naik 3 kali lipat & pengiriman barang molor hingga 2 bulan. Cek dampaknya bagi Indonesia.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia