Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Balik Arah, Pasar Tunggu Kabar dari AS

Penulis : Indah Handayani
22 Okt 2025 | 10:49 WIB
BAGIKAN
ilustrasi harga emas, Sumber Freepick
ilustrasi harga emas, Sumber Freepick

JAKARTA, investor.id – Harga emas berbalik menguat pada perdagangan Rabu (22/10/2025) siang, setelah ditutup anjlok parah pada semalam. Kini, pasar menunggu kabar dari AS, mulai dari pemangkasan suku bunga The Fed hingga shutdown pemerintah AS.

Harga emas hari ini terlihat naik 0,28% ke leve US$ 4.135,54 per troy ons saat berita ditulis. Sedangkan rekor tertinggi sepanjang masa harga emas tercatat di level US$ 4.381,6 per troy ons.

Analis komoditas Andy Nugraha menjelaskan, formasi candlestick harian dan indikator moving average (MA) menunjukkan tekanan jual masih dominan. “Secara teknikal, tren jangka pendek harga emas kini berada di fase bearish, dengan peluang pelemahan menuju area psikologis US$ 4.000,” ujar Andy dalam risetnya, Rabu (22/10/2025).

Namun, Andy menambahkan, bila harga gagal menembus level tersebut, koreksi teknikal bisa muncul dengan potensi kenaikan terbatas menuju kisaran US$ 4.183 per troy ons.

Dari sisi fundamental, Andy mengatakan, pelemahan harga emas turut dipengaruhi oleh menurunnya permintaan fisik serta meningkatnya minat investor terhadap aset berisiko. Optimisme baru terhadap hubungan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China juga ikut meredam minat pada aset safe haven.

Sejumlah laporan menyebutkan, tambah Andy, Presiden AS Donald Trump kemungkinan menunda penerapan tarif 100% atas seluruh impor dari China yang semula dijadwalkan mulai 1 November. Nada yang lebih lunak dari Gedung Putih memicu penguatan aset berisiko, sementara dolar AS menguat dalam tiga sesi beruntun.

“Retorika Trump yang sering berubah serta negosiasi dagang yang belum stabil membuat pelaku pasar tetap waspada. Di tengah ketidakpastian global, emas masih menjadi instrumen lindung nilai penting,” kata Andy.

Sinyal The Fed

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia