Kamis, 14 Mei 2026

Harga Emas Balik Arah, Pasar Tunggu Kabar dari AS

Penulis : Indah Handayani
22 Okt 2025 | 10:49 WIB
BAGIKAN
ilustrasi harga emas, Sumber Freepick
ilustrasi harga emas, Sumber Freepick

Selain isu geopolitik, pasar kini menanti sinyal kebijakan moneter The Fed. Ekspektasi terhadap kemungkinan pelonggaran suku bunga memberi sedikit dukungan bagi emas dalam jangka menengah. “Jika The Fed bersikap lebih dovish, biaya peluang memegang emas akan turun dan mendorong potensi rebound di atas US$ 4.200,” ucapnya.

Di sisi lain, Andy menyebut, penutupan sebagian pemerintahan AS yang telah berlangsung selama empat minggu menambah ketidakpastian di pasar keuangan. Kondisi ini membuat sebagian investor tetap mempertahankan posisi emas sebagai aset pelindung nilai.

Sementara itu, Andy menambahkan, indeks dolar AS kini berada di sekitar level 98,84, tertinggi dalam sepekan, yang menandai penguatan terhadap enam mata uang utama dunia. “Kekuatan dolar ini menjadi faktor penekan utama bagi harga emas dalam jangka pendek,” tegas Andy.

Secara keseluruhan, Andy menegaskan, meski emas tengah berada di bawah tekanan jual, prospek jangka menengahnya tetap positif. Kombinasi kebijakan moneter longgar, ketegangan geopolitik, dan ketidakpastian fiskal AS diperkirakan akan menjaga daya tarik emas sebagai aset lindung nilai utama hingga akhir tahun.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia