Jumat, 15 Mei 2026

Asing Bingung Lihat Harga GOTO Sekarang, Harusnya Setinggi Ini

Penulis : Harso Kurniawan
30 Okt 2025 | 16:59 WIB
BAGIKAN
GoTo. (Foto: GoTo)
GoTo. (Foto: GoTo)

Setelah laporan kinerja kuartal III keluar, CLSA mencatat, GOTO menaikkan panduan EBITDA disesuaikan tahun 2025 menjadi Rp 1,8-1,9 triliun dari Rp 1,4-1,5 triliun. Ini didorong oleh lebih tingginya GTV bisnis ODS pada kuartal IV mendatang.

CLSA menilai, harga saham GOTO saat catatan ini dibuat Rp 56 tidak dapat dibenarkan, seiring meningkatnya kinerja keuangan. Atas dasar itu, CLSA mempertahankan rekomendasi outperform saham GOTO dengan target harga Rp 115, mencerminkan potensi kenaikan hingga 91% dari harga penutupan perdagangan Kamis (30/10/2025) Rp 60.

“Tim sales kami percaya GOTO adalah saham bagus untuk trading. Potensi penurunan sudah terbatas,” tulis CLSA.

ADVERTISEMENT

GOTO mencetak laba sebelum pajak yang disesuaikan Rp 62 miliar pada kuartal III-2025, pertama sejak perusahaan berdiri. GOTO lantas mengungkap misi menjadi platform teknologi kelas dunia yang digunakan oleh masyarakat Indonesia setelah torehan itu.

Laba sebelum pajak yang disesuaikan dihitung dengan menggunakan rugi periode berjalan sebagai dasar, kemudian ditambahkan kembali beban pajak penghasilan serta bagian kerugian bersih dari PT Tokopedia.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia