Jumat, 15 Mei 2026

Asing Belanja Lagi, Saham Ini Laku Keras

Penulis : Jauhari Mahardhika
30 Okt 2025 | 19:36 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Investor asing melanjutkan aksi beli bersih (net buy) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/10/2025). Asing memburu saham BMRI dan BBCA.

Adapun net buy asing di seluruh pasar hari ini sebesar Rp 784,69 miliar. Alhasil, total transaksi jual bersih (net sell) asing sepanjang tahun berjalan ini berkurang menjadi Rp 42,9 triliun – berdasarkan data BEI.

Net buy terbesar di pasar reguler hari ini terjadi pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencapai Rp 649,25 miliar.

ADVERTISEMENT

Selain saham BMRI, asing juga menyerbu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan net buy senilai Rp 216,9 miliar.

Sebaliknya, net sell terbanyak oleh investor asing dialami saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar Rp 91,4 miliar.

Kemudian, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan net sell senilai Rp 61,3 miliar.

Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini ditutup menanjak 17,84 poin (0,22%) ke level 8.184. Sebanyak 361 saham naik, sedangkan 325 saham turun dan 269 saham stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp 21,5 triliun.

Sejumlah sektor saham mengalami penguatan pada penutupan pasar hari ini, dengan kenaikan terbesar di sektor teknologi sebesar 1,8%. Diikuti, penguatan di sektor energi sebesar 1,3%, sektor keuangan 1,1%, dan sektor perindustrian 0,8%.

Selanjutnya, sektor kesehatan menguat sebesar 0,19% dan sektor barang konsumen primer naik 0,18%.

Sebaliknya, sektor transportasi melemah 0,8%, sektor properti turun 0,5%, sektor barang konsumen non-primer terkoreksi 0,48%, sektor barang baku terkikis 0,46%, dan sektor infrastruktur tergerus 0,1%.

Top Cuan 

Saat IHSG hari ini menguat, sebanyak 5 saham menghasilkan cuan paling besar dengan kenaikan harga di atas 21%, bahkan hingga 25%, hanya dalam sehari.

Saham-saham tersebut antara lain PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) yang melesat 25% menjadi Rp 370, PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) melejit 25% menjadi Rp 875, dan PT Indonesian Tobacco Tbk (ITIC) melonjak 24,7% menjadi Rp 474.

Kemudian, saham PT Tunas Alfin Tbk (TALF) meningkat 24,4% menjadi Rp 520 dan PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) terangkat 21,1% menjadi Rp 218.

Sementara itu, terdapat beberapa saham yang ambruk antara lain PT Martina Berto Tbk (MBTO) yang longsor 12,7% menjadi Rp 206, PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk (TOOL) ambles 11,7% menjadi Rp 60, dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) jatuh 10,3% menjadi Rp 2.430.

Lalu, saham PT Multi Indocitra Tbk (MICE) terjungkal 10,1% menjadi Rp 620 dan PT Era Graharealty Tbk (IPAC) terkikis 9,5% menjadi Rp 378.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia