Sabtu, 20 Juni 2026

Ini Target Produksi Emas Freeport Indonesia 2026

Penulis : Natasha Khairunisa Amani
25 Nov 2025 | 12:30 WIB
BAGIKAN
Sejumlah Haul Truck dioperasikan di area tambang terbuka PT Freeport Indonesia di Timika, Papua, Sabtu (19/9/2015). (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/kye/am)
Sejumlah Haul Truck dioperasikan di area tambang terbuka PT Freeport Indonesia di Timika, Papua, Sabtu (19/9/2015). (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/kye/am)

JAKARTA, investor.id - PT Freeport Indonesia (PTFI) akan mengurangi produksi emas tambang Grasberg pada 2026, menyusul insiden pada September 2025 yang menewaskan tujuh pekerja.

Dikutip dari Mining.com, Selasa (25/11/2025), CEO Freeport Indonesia, Tony Wenas mengungkapkan bahwa perseroan kini menargetkan produksi emasnya mencapai 26 ton pada 2026.

Angka tersebut turun dari target produksi sebelumnya sebesar 45 ton emas. PTFI juga mengubah target produksi katoda tembaga menjadi 478.000 metrik ton.

ADVERTISEMENT

“Kami terus melakukan pemulihan di Grasberg Block Cave dengan target mulai mengoperasikan tambang ini pada kuartal pertama tahun 2026,” ujar Wenas.

GBC diperkirakan akan pulih sepenuhnya pada tahun 2027, ungkapnya.

PTFI juga memperkirakan penjualan akan mencapai US$ 8,3 miliar tahun depan, sedikit turun dari ekspektasi sebelumnya sebesar US$ 8,5 miliar, karena perusahaan mengantisipasi harga tembaga dan emas yang semakin tinggi.

Adapun untuk tahun 2025, PTFI memperkirakan akan mencatat penjualan emas sebesar 33 ton dan logam tembaga sebesar 537.000 ton.

Wenas juga mengungkapkan bahwa perseroan telah mengadakan pembicaraan dengan perusahaan tambang Amman Mineral Internasional mengenai kemungkinan kesepakatan pasokan konsentrat tembaga untuk smelter Freeport, tetapi belum ada kesepakatan yang tercapai.

Dengan kapasitas produksi tambangnya yang terbatas saat ini, PTFI hanya dapat memasok konsentrat ke kilang yang dioperasikan oleh PT Smelting, sementara smelter Manyar miliknya tidak beroperasi.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 9 menit yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
International 24 menit yang lalu

Israel Serang Lebanon, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

Iran kembali tutup Selat Hormuz usai Israel serang Lebanon, ancam kesepakatan damai dengan AS dan picu krisis energi global.
Lifestyle 1 jam yang lalu

Hotto Gaet Indro Warkop

Brand minuman multigrain Hotto resmi meluncurkan kampanye "Karena Kamu Harus Sehat".
Business 2 jam yang lalu

Gandeng Indomaret, FolaPlay (IRSX) Perluas Akses Hiburan Digital

Folaplay menjalin kerja sama distribusi dengan Indomaret yang dikelola oleh PT Indomarco Prismatama.
Lifestyle 2 jam yang lalu

Epidemiolog Prediksi Kasus Demam Dengue Meningkat pada 2027

Epidemiolog memprediksi kasus demam berdarah akan meningkat pada 2027. Kondisi ini dipicu oleh cuaca ekstrem dan El Nino.
Market 2 jam yang lalu

DOSS Bagi Dividen 14,8% dari Laba

PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS) akan membagikan dividen interim sebesar Rp 5,17 miliar untuk tahun buku 2025.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia