Sabtu, 4 April 2026

Nasib Saham Konglo di 2026

Penulis : Jauhari Mahardhika
21 Des 2025 | 13:18 WIB
BAGIKAN
Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto Antara/Sigid Kurniawan)
Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto Antara/Sigid Kurniawan)

Para investor disarankan untuk fokus pada sektor dengan visibilitas pertumbuhan lebih baik di 2026.

“Dalam skenario pemulihan yang masih belum sepenuhnya solid, 2026 kemungkinan kembali menjadi tahun yang menuntut seleksi saham secara cermat,” sebut Erindra.

BRI Danareksa Sekuritas menilai sektor telekomunikasi, perunggasan, dan ritel memiliki visibilitas pertumbuhan yang lebih baik. Sektor telekomunikasi diproyeksikan mencetak pertumbuhan EBITDA sebesar 7% pada 2026.

Advertisement

Sektor perunggasan diperkirakan mencatatkan pertumbuhan EPS sebesar 4% pada 2026 dan ritel ditaksir membukukan pertumbuhan EPS 2026 sebesar 16%.

Adapun perbankan dan konsumer saat ini mencerminkan ekspektasi pertumbuhan EPS 2026 yang relatif rendah, masing-masing 4% dan 6% – sejalan dengan permintaan yang masih lemah.

Sementara itu, di sektor komoditas, logam diproyeksikan mencatat pertumbuhan EPS 2026 yang menarik sebesar 27%. Ini terutama bakal didukung oleh peningkatan volume dari proyek dan ekspansi baru. Misalnya BRMS, INCO, dan MBMA.

“Dengan prospek harga nikel yang cenderung datar, kami melihat tahun 2026 akan lebih menguntungkan emiten dengan eksposur ke emas (BRMS) dan timah (TINS). Kami juga melihat potensi kenaikan valuasi dari aset baru, seperti pada DEWA dan BRMS,” pungkasnya.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


InveStory 4 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 14 menit yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 50 menit yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 1 jam yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.
International 2 jam yang lalu

WHO Kecam Serangan ke Fasilitas Kesehatan di Iran

WHO kecam serangan AS & Israel ke fasilitas kesehatan Iran. 4 juta orang mengungsi, risiko wabah penyakit kian mengancam Timur Tengah.
Business 2 jam yang lalu

Green SM Dapat Dukungan Pembiayaan BCA Rp600 M

Fasilitas pembiayaan dari BCA ditujukan memperkuat kesiapan operasional serta menjaga keberlanjutan layanan Green SM di sejumlah kota.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia