Cari Saham Murah Dividen Besar? Simak Ini
JAKARTA, investor.id - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI akan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) tahun buku 2025 pada 9 Maret 2026 mendatang.
RUPST Bank Negara Indonesia rencananya digelar di Jakarta Pusat dan secara online mulai pukul 14.00 sampai dengan 17.00 WIB.
Salah satu mata acara rapatnya adalah persetujuan penggunaan laba bersih untuk tahun buku 2025.
Sementara itu, berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, kinerja BBNI tahun lalu mencerminkan penyesuaian profitabilitas di tengah tekanan biaya dana dan peningkatan provisi, Alhasil, laba bersih perseroan turun 6,6% menjadi Rp 20,04 triliun.
“Ke depan, BBNI akan fokus pada penguatan struktur pendanaan melalui pertumbuhan CASA, pengelolaan likuiditas yang lebih disiplin, serta penyaluran kredit yang lebih selektif dan berorientasi risiko,” tulis Phintraco, dikutip Rabu (4/2/2026).
Sedangkan, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) melihat BBNI memiliki value yang menarik dan dividen atraktif. Kinerja BBNI akan upside bertahap.
BRI Danareksa Sekuritas melihat prospek alias potensi dividen Bank Negara Indonesia untuk tahun buku 2025 bisa mencapai Rp 350 per saham (yield sekitar 7,8% berdasarkan harga saham BBNI Rp 4.480 per 13 Februari 2026).
Secara valuasi, saham BBNI atraktif. Dengan rasio price to book value (PBV) 0,97 kali. Dan price earning ratio (PER) 8,34 kali.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






