Skenario Saham Antam (ANTM) Selanjutnya
BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan laba PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam tetap solid, mencapai 109% dari estimasi BRI Danareksa Sekuritas dan 110% dari estimasi konsensus.
Hal itu ditopang oleh kontribusi yang kuat dari segmen nikel, meskipun volume penjualan emas Antam (ANTM) diperkirakan lebih lemah pada 4Q25.
BRI Danareksa Sekuritas memprediksi persetujuan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) akan lebih diprioritaskan kepada BUMN seperti ANTM dan pemain terintegrasi seperti NCKL.
Dengan demikian, urutan terbaru saham pilihan di sektor pertambangan logam adalah ANTM > NCKL > TINS > INCO.
ANTM dan NCKL tetap menjadi pilihan teratas berkat harga bijih yang tetap kuat, operasi terintegrasi, serta sensitivitas laba yang tinggi terhadap kenaikan ASP.
Sementara itu, MBMA masih diuntungkan oleh normalisasi operasi HGNM. Sedangkan TINS dinaikkan peringkatnya seiring perbaikan kualitas bahan baku dan momentum harga timah yang positif. INCO tetap lebih bersifat taktis mengingat volatilitas pasokan bahan baku dan laba.
BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan buy saham ANTM dan NCKL. Target harga saham ANTM mencapai Rp 4.800 dan NCKL sebesar Rp 1.800.
BRI Danareksa Sekuritas juga merekomendasikan buy saham TINS dan INCO, meski bukan pilihan prioritas. Target harga saham TINS dipatok Rp 4.100 dan INCO sebesar Rp 7.500.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now




