Sabtu, 4 April 2026

RMK Energy (RMKE) Cetak Rekor Awal Tahun

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
17 Feb 2026 | 17:29 WIB
BAGIKAN
Foto ilustrasi. Foto udara kapal tongkang bermuatan batu bara menyusuri Sungai Batanghari di kawasan Tanggo Rajo, Gentala Arasy, Jambi. (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
Foto ilustrasi. Foto udara kapal tongkang bermuatan batu bara menyusuri Sungai Batanghari di kawasan Tanggo Rajo, Gentala Arasy, Jambi. (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

JAKARTA, investor.id – PT RMK Energy Tbk (RMKE) mencatatkan performa operasional gemilang pada pembukaan tahun 2026, mematahkan pola musiman industri pertambangan yang biasanya lesu di awal tahun. Perseroan melaporkan lonjakan drastis pada volume pengangkutan (hauling) hingga 9,26 kali lipat dan pertumbuhan penjualan batu bara sebanyak empat kali lipat.

Berdasarkan laporan kinerja perseroan, volume pengangkutan batu bara melalui jalur hauling mencapai 167,5 ribu ton pada Januari 2026, melonjak tajam dibandingkan 16,3 ribu ton pada periode yang sama tahun lalu. Capaian ini secara langsung mendongkrak total batu bara yang dimuat ke kapal tongkang menjadi 703 ribu ton, jauh melampaui rata-rata historis low season sebesar 450 ribu ton.

Direktur Utama RMKE, Vincent Saputra, menjelaskan bahwa performa ini didukung oleh kontribusi tiga klien baru, yakni PT Wiraduta Sejahtera Langgeng (WSL), PT Duta Bara Utama (DBU), dan PT Menambang Muara Enim (MME).

“Berdasarkan data lima tahun terakhir, bulan Januari biasanya hanya mencatatkan rata-rata sekitar 450 ribu ton muatan tongkang. Namun tahun ini kami mampu mencapai 703 ribu ton. Volume jasa baru via hauling road menjadi penopang utama kinerja operasional perseroan saat ini,” ujar Vincent dalam keterangan tertulis, Selasa (17/2/2026).

Advertisement

Di segmen perdagangan (trading), volume penjualan batu bara RMKE menguat empat kali lipat menjadi 513,6 ribu ton. Pertumbuhan ini merupakan hasil dari strategi bisnis terintegrasi, di mana RMKE membangun akses logistik kereta api menuju tambang potensial dengan opsi pembelian batu bara dari pelanggan baru.

Model tersebut memungkinkan perseroan meningkatkan volume trading saat harga pasar menguat dengan memanfaatkan infrastruktur mandiri.

Tren positif ini merupakan kelanjutan dari performa impresif pada akhir tahun 2025. Pada kuartal IV-2025, berdasarkan laporan in-house, RMKE membukukan pendapatan sekitar Rp 1,1 triliun dengan laba bersih Rp 105 miliar. Angka laba bersih tersebut setara dengan akumulasi pencapaian sepanjang tiga kuartal sebelumnya pada tahun yang sama.

Meski optimis menatap target 2026, manajemen tetap mewaspadai tantangan cuaca, terutama kenaikan muka air Sungai Musi yang berpotensi memengaruhi distribusi kapal tongkang.

“Kami semakin optimis untuk mencapai target tahun ini. Tetapi potensi gangguan cuaca tetap harus menjadi perhatian,” tutup Vincent.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 13 menit yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 33 menit yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.
International 54 menit yang lalu

WHO Kecam Serangan ke Fasilitas Kesehatan di Iran

WHO kecam serangan AS & Israel ke fasilitas kesehatan Iran. 4 juta orang mengungsi, risiko wabah penyakit kian mengancam Timur Tengah.
Business 1 jam yang lalu

Green SM Dapat Dukungan Pembiayaan BCA Rp600 M

Fasilitas pembiayaan dari BCA ditujukan memperkuat kesiapan operasional serta menjaga keberlanjutan layanan Green SM di sejumlah kota.
Market 1 jam yang lalu

Laba Mitratel (MTEL) Rp 2,1 Triliun

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp 2,11 triliun tahun 2025.
International 2 jam yang lalu

Serangan Udara Rusia Tewaskan 14 Warga Sipil Ukraina

Rusia luncurkan 500 drone ke Ukraina menjelang Paskah, 14 warga sipil tewas. Zelenskyy tawarkan bantuan amankan Selat Hormuz dari Iran.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia