Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Longsor, Dihantam Dolar AS dan Sinyal Hawkish The Fed
JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) longsor pada Rabu (18/2/2026) siang. Pelemahan dipicu penguatan dolar AS setelah pernyataan hawkish pejabat The Fed, sementara pasar juga menanti keputusan suku bunga Bank Indonesia.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 11.25 WIB di pasar spot exchange, Rupiah hari ini anjlok sebesar 45 poin (0,27%) ke level Rp 16.882 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,08% ke level 97,23.
Sedangkan pada perdagangan Jumat (13/2/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 8 poin di level Rp 16.836.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah melemah seiring pernyataan hawkish dari pejabat Federal Reserve (The Fed).
“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang menguat oleh pernyataan hawkish dari pejabat-pejabat The Fed, Deputi Gubernur The Fed Michael Barr dan Presiden The Fed Bank of San Francisco Mary Daly semalam,” ucapnya dikutip dari Antara, Rabu (18/2/2026).
Dalam keterangannya, Dally menyampaikan bahwa pihaknya masih perlu terus menurunkan inflasi karena belum mencapai target dan sektor pekerjaan masih fluktuatif. Sedangkan Barr mengatakan tingkat suku bunga The Fed masih akan bertahan untuk beberapa waktu ke depan.
Suku Bunga The Fed
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






