Sabtu, 4 April 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Longsor, Dihantam Dolar AS dan Sinyal Hawkish The Fed

Penulis : Indah Handayani
18 Feb 2026 | 11:34 WIB
BAGIKAN
Suasana penukaran mata uang dolar Amerika ke mata uang rupiah di salah satu pusat penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Minggu (6/4/2025). (Foto: B-Universe/ Joanito De Saojoao)
Suasana penukaran mata uang dolar Amerika ke mata uang rupiah di salah satu pusat penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Minggu (6/4/2025). (Foto: B-Universe/ Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) longsor pada Rabu (18/2/2026) siang. Pelemahan dipicu penguatan dolar AS setelah pernyataan hawkish pejabat The Fed, sementara pasar juga menanti keputusan suku bunga Bank Indonesia.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 11.25 WIB di pasar spot exchange, Rupiah hari ini anjlok sebesar 45 poin (0,27%) ke level Rp 16.882 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,08% ke level 97,23.

Sedangkan pada perdagangan Jumat (13/2/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 8 poin di level Rp 16.836.

Advertisement

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah melemah seiring pernyataan hawkish dari pejabat Federal Reserve (The Fed).

“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang menguat oleh pernyataan hawkish dari pejabat-pejabat The Fed, Deputi Gubernur The Fed Michael Barr dan Presiden The Fed Bank of San Francisco Mary Daly semalam,” ucapnya dikutip dari Antara, Rabu (18/2/2026).

Dalam keterangannya, Dally menyampaikan bahwa pihaknya masih perlu terus menurunkan inflasi karena belum mencapai target dan sektor pekerjaan masih fluktuatif. Sedangkan Barr mengatakan tingkat suku bunga The Fed masih akan bertahan untuk beberapa waktu ke depan.

Suku Bunga The Fed

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 3 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 7 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 33 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 36 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 46 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 49 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia