Kamis, 14 Mei 2026

Pengumuman terkait Bumi Resources (BUMI)

Penulis : Thresa Sandra Desfika
21 Feb 2026 | 07:15 WIB
BAGIKAN
Lokasi PT Arutmin Indonesia site Asamasam, anak perusahaan PT Bumi Resources Tbk ( Foto: BUMI)
Lokasi PT Arutmin Indonesia site Asamasam, anak perusahaan PT Bumi Resources Tbk ( Foto: BUMI)

JAKARTA, investor.id - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melakukan penerbitan obligasi senilai Rp 612,75 miliar. Obligasi itu merupakan Obligasi Berkelanjutan I BUMI Tahap IV Tahun 2026.

Obligasi Bumi Resources ini tanggal pencatatannya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada Senin (23/2/2026) pekan depan. Adapun masa penawaran umum telah berlangsung pada 12-13 Februari 2026.

“Mulai tanggal 23 Februari 2026 akan dicatatkan efek Obligasi Berkelanjutan I BUMI Tahap IV Tahun 2026,” ungkap pengumuman Bursa Efek Indonesia dikutip Sabtu (21/2/2026)

Sedangkan manajemen Bumi Resources menyebutkan bahwa obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok obligasi. Jumlah pokok obligasi yang ditawarkan adalah sebesar Rp 612,75 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,25% per tahun dengan jangka waktu 3 tahun sejak tanggal emisi.

ADVERTISEMENT

Seluruh dana yang diperoleh dari penawaran umum obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan digunakan oleh perseroan sebesar US$ 20,455 juta atau setara Rp 347,33 miliar untuk melakukan pembayaran dipercepat atas seluruh pokok pinjaman perseroan yang diperoleh dari lembaga pembiayaan non-bank sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam facility agreement tanggal 25 April 2025 dengan nilai fasilitas pinjaman sebesar US$ 25 juta dan tingkat suku bunga sebesar 13% per tahun.

Perjanjian fasilitas tersebut ditandatangani antara perseroan selaku peminjam dengan Indies Special Opportunities III Ltd dan Indies Special Opportunities IV Ltd sebagai pemberi pinjaman awal dengan nilai fasilitas sebesar US$ 25 juta atau setara dengan Rp 424,51 miliar.

Pihak arranger yaitu Glass Agency (Singapore) Pte Ltd selaku agen fasilitas dan Glass Trust (Singapore) Ltd selaku agen jaminan. Per tanggal 21 Januari 2026, sisa fasilitas pinjaman yang belum dibayarkan adalah sebesar US$ 20,455 juta atau setara Rp 347,33 miliar. Seluruh sisa jumlah pinjaman tersebut akan dilunasi menggunakan dana hasil penerbitan obligasi ini dalam tiga tahap mulai tanggal 6 Mei 2026 sampai dengan tanggal 6 November 2026. Asumsi nilai kurs USD terhadap rupiah yang digunakan untuk pembayaran pinjaman adalah menggunakan kurs tengah BI tanggal 21 Januari 2026 yaitu sebesar Rp 16.981.

“Sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan yaitu biaya-biaya sehubungan dengan kegiatan operasional perseroan sehari-hari,” kata manajemen Bumi Resources.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia