Sabtu, 4 April 2026

Saham Mewah Harga Murah, Ya Ini

Penulis : Jauhari Mahardhika
23 Feb 2026 | 04:15 WIB
BAGIKAN
Saham ASII atau Astra International – salah satu saham berkapitalisasi pasar besar (big cap) – masih murah. (Foto: Investor Daily/David Gita Roza)
Saham ASII atau Astra International – salah satu saham berkapitalisasi pasar besar (big cap) – masih murah. (Foto: Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Saham PT Astra International Tbk (ASII) masih murah harganya dan memiliki return on equity (ROE) yang baik. ASII merupakan salah satu saham berkapitalisasi pasar besar atau big cap.

Berdasarkan data di Stockbit Sekuritas, yang diakses pada Senin (23/2/2026), rasio PE saham ASII saat ini (trailing twelve months/TTM) tergolong murah sebesar 8,1 kali.

Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/2/2026), ASII ditutup terkoreksi 0,7% ke level Rp 6.550. Dalam perdagangan sepekan terakhir, ASII melemah 1,5% dan sebulan terpangkas 11,49%. Selama periode year to date (ytd), ASII terkikis 2,2%.

Advertisement

Secara bisnis, Astra (ASII) menunjukkan tanda-tanda awal stabilisasi kinerja keuangan. ASII berhasil mencetak peningkatan laba bersih sebesar 4% qoq menjadi Rp 9 triliun pada kuartal III-2025, yang menandakan awal stabilisasi kinerja.

Adapun total laba bersih ASII selama Januari-September 2025 (9M25) mencapai Rp 24,5 triliun, turun 5% yoy.

Pendapatan ASII juga relatif tetap tangguh, meskipun terjadi proses normalisasi margin di beberapa segmen usaha. Pendapatan bersih ASII selama 9M25 sebesar Rp 243,6 triliun, turun tipis 1% yoy.

“Pendapatan relatif tangguh yang ditopang oleh segmen otomotif dan jasa keuangan. Sedangkan penurunan laba terutama disebabkan oleh tekanan margin serta kontribusi yang lebih lemah dari bisnis alat berat dan sektor terkait pertambangan,” tulis analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Miftahul Khaer dalam risetnya.

Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 4 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 14 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 44 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 55 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia