Sabtu, 4 April 2026

Saham PTBA Dibidik, Harganya Murah pula

Penulis : Jauhari Mahardhika
23 Feb 2026 | 04:30 WIB
BAGIKAN
Kegiatan usaha penambangan PT Bukit Asam Tbk (PTBA). (Foto: PTBA)
Kegiatan usaha penambangan PT Bukit Asam Tbk (PTBA). (Foto: PTBA)

JAKARTA, investor.id – Saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menjadi salah satu bidikan pemodal. Terlebih, harga saham PTBA sedang murah.

KB Valbury Sekuritas mengungkapkan analisisnya untuk mengoptimalkan cuan saham PTBA, bila pemodal hendak trading pada perdagangan Senin (23/2/2026).

KB Valbury Sekuritas merekomendasikan trading buy saham PTBA. Target harga harian sebesar Rp 2.690. Pemodal bisa masuk di kisaran harga Rp 2.600-2.620 (entry price).

Advertisement

Secara teknikal, level resistance (batas atas) saham PTBA di Rp 2.690, sedangkan level support (batas bawah) Rp 2.600.

“Waspada jika harga menembus Rp 2.600. Stop loss di level Rp 2.510,” tulis KB Valbury Sekuritas dalam ulasannya, yang dikutip pada Senin (23/2/2026).

Pada perdagangan Jumat (20/2/2026), saham PTBA ditutup melemah 0,7% ke level Rp 2.620. Dalam perdagangan sepekan terakhir, PTBA menguat 2,75% dan sebulan naik 6,5%. Selama periode year to date (ytd), PTBA terdongkrak 13,4%.

PTBA merupakan salah satu saham berkapitalisasi pasar menengah (mid cap) yang harganya sedang murah dan memiliki return on equity (ROE) yang baik.

Berdasarkan data di Stockbit Sekuritas, yang diakses pada Senin (23/2/2026), rasio PE saham PTBA saat ini (trailing twelve months/TTM) tergolong murah sebesar 9,2 kali.

Target Harga Selanjutnya & Potensi Dividen 

Kiwoom Sekuritas menetapkan rekomendasi hold untuk saham PTBA. Berdasarkan pendekatan valuasi relatif yang menggunakan P/E dan PBV, Kiwoom Sekuritas mematok target harga saham PTBA sebesar Rp 2.670 dari sebelumnya Rp 2.610.

Valuasi tersebut mencerminkan P/E sebesar 9,7 kali, EV/EBITDA mencapai 2,12 kali, dan PBV sebesar 1,26 kali.

Saat ini, saham PTBA diperdagangkan pada forward P/E sebesar 8,82 kali atau lebih rendah dibandingkan rata-rata emiten sejenis yang sekitar 13 kali, serta estimasi PBV sebesar 1,14 kali dibandingkan rata-rata emiten sejenis yang mencapai 1,17 kali.

Kiwoom Sekuritas juga memperkirakan potensi imbal hasil dividen (dividend yield) PTBA sebesar 7,7% pada 2026 dan 5,7% pada 2027 – dengan asumsi rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio/DPR) mencapai 75%.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 14 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 44 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 55 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia