Sabtu, 4 April 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Senin 23 Februari 2026: Menguat Signifikan

Penulis : Indah Handayani
23 Feb 2026 | 09:16 WIB
BAGIKAN
ilustrasi nilai  tukar (kurs) rupiah hari ini terhadap dolar AS. (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc/pri)
ilustrasi nilai tukar (kurs) rupiah hari ini terhadap dolar AS. (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc/pri)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (23/2/2026), didorong pelemahan indeks dolar dan sentimen risk-on global setelah putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif Presiden Donald Trump.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.06 WIB di pasar spot exchange, nilai tukar rupiah hari ini menguat 39 poin (0,23%) ke level Rp 16.849 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat jatuh 0,38% ke level 97,42.

Sedangkan pada perdagangan Jumat (20/2/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat tipis 6 poin di level Rp 16.888.

Advertisement

Dikutip dari Trading View, mata uang Asia menguat terhadap dolar AS di tengah sentimen risk-on setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif global Presiden Donald Trump.

“Putusan pengadilan tersebut memicu reli penguatan saham AS,” kata Rodrigo Catril dari NAB dalam komentarnya.

Namun, langkah lanjutan Trump yang memperkenalkan tarif global baru sebesar 10% dan kemudian menaikkannya menjadi 15% pada Sabtu tetap menjaga ketidakpastian kebijakan perdagangan pada level tinggi.

Meski begitu, hal tersebut belum cukup untuk meredam minat investor terhadap aset berisiko, tambah strategis valas senior tersebut.

Data FactSet menunjukkan USD/JPY turun 0,4% ke 154,37, USD/KRW melemah 0,4% ke 1.438,87, sementara AUD/USD naik 0,3% ke 0,7104.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 6 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 16 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 46 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 57 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia