Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Senin 23 Februari 2026: Menguat Signifikan
JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (23/2/2026), didorong pelemahan indeks dolar dan sentimen risk-on global setelah putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif Presiden Donald Trump.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.06 WIB di pasar spot exchange, nilai tukar rupiah hari ini menguat 39 poin (0,23%) ke level Rp 16.849 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat jatuh 0,38% ke level 97,42.
Baca Juga:
Menjaga Kestabilan Rupiah di Tahun 2026Sedangkan pada perdagangan Jumat (20/2/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat tipis 6 poin di level Rp 16.888.
Dikutip dari Trading View, mata uang Asia menguat terhadap dolar AS di tengah sentimen risk-on setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif global Presiden Donald Trump.
“Putusan pengadilan tersebut memicu reli penguatan saham AS,” kata Rodrigo Catril dari NAB dalam komentarnya.
Baca Juga:
Arah Rupiah Pekan DepanNamun, langkah lanjutan Trump yang memperkenalkan tarif global baru sebesar 10% dan kemudian menaikkannya menjadi 15% pada Sabtu tetap menjaga ketidakpastian kebijakan perdagangan pada level tinggi.
Meski begitu, hal tersebut belum cukup untuk meredam minat investor terhadap aset berisiko, tambah strategis valas senior tersebut.
Data FactSet menunjukkan USD/JPY turun 0,4% ke 154,37, USD/KRW melemah 0,4% ke 1.438,87, sementara AUD/USD naik 0,3% ke 0,7104.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






