Harga Emas Melonjak, Sentuh Tertinggi 3 Pekan
JAKARTA, investor.id – Harga emas dunia melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari tiga pekan pada perdagangan Senin (23/2/2026), didorong pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) setelah Mahkamah Agung membatalkan sebagian besar tarif Presiden AS Donald Trump. Ketegangan antara AS dan Iran juga turut menopang permintaan aset safe haven.
Harga emas dunia hari ini melonjak 1,07% menjadi US$ 5.158,72 per ons troi saat berita ditulis, setelah sempat menanjak ke level tertinggi dalam lebih dari tiga minggu. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April melesat 1,97% ke US$ 5.180,91 per ons troi.
Dikutip dari Reuters, dolar AS melemah setelah pelaku pasar menilai putusan Mahkamah Agung yang membatalkan mayoritas tarif Trump sebagai sentimen positif bagi pertumbuhan global. Meski demikian, ketidakpastian kebijakan perdagangan dan risiko konflik di Timur Tengah membatasi pergerakan pasar.
Putusan pengadilan tersebut dinilai mengurangi kemampuan Trump untuk secara cepat mengancam maupun menerapkan tarif baru. Namun, ketidakpastian bagi mitra dagang dan pelaku usaha global belum sepenuhnya mereda.
Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer pada Minggu 922/2/2026) menyatakan, tidak ada negara yang telah mencapai kesepakatan dagang dengan AS berencana menarik diri pascaputusan tersebut.
Dari sisi fundamental, pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal IV tercatat melambat lebih dalam dari perkiraan. Belanja pemerintah mencatat penurunan terbesar sejak 1972 akibat penutupan pemerintahan tahun lalu. Meski begitu, belanja konsumen dan dunia usaha tetap solid, menunjukkan ketahanan ekonomi.
Pemangkasan The Fed
Pelaku pasar kini memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga sebanyak tiga kali masing-masing 25 basis poin tahun ini, menurut data FedWatch dari CME.
Di sisi geopolitik, Iran mengindikasikan kesediaannya untuk memberikan konsesi terkait program nuklir dalam perundingan dengan AS, dengan imbalan pencabutan sanksi dan pengakuan hak pengayaan uranium. Langkah ini diharapkan dapat meredakan potensi serangan militer AS.
Kenaikan tidak hanya terjadi pada emas. Harga perak spot melejit 2,97% menjadi US$ 87,15 per ons troi, tertinggi dalam lebih dari dua pekan. Platinum naik 0,79% ke US$ 2.175,81, sedangkan paladium menguat 0,36% menjadi US$1.754,06 per ons troi.
Sementara itu, pasar China daratan masih tutup dalam rangka libur Tahun Baru Imlek dan akan kembali beroperasi pada Selasa. Volume perdagangan yang tipis berpotensi memicu volatilitas harga dalam jangka pendek.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






