Sabtu, 4 April 2026

Sentimen Tarif AS Angkat IHSG

Penulis : Indah Handayani
23 Feb 2026 | 12:58 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Investor Daily/David Gita Roza
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Investor Daily/David Gita Roza

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) naik sebesar 112,28 poin (1,36%) ke level 8.384,04 pada penutupan sesi I, Senin (23/2/2026). Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, IHSG hari ini seiring penguatan indeks saham Asia yang merespon positif pasca keputusan Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat (AS) soal tarif dagang Presiden AS Donald Trump.

Pilarmas merekomendasikan saham pilihan MINA untuk perdagangan di sesi II.

Pilarmas memaparkan, keputusan MA tersebut tentunya akan memberikan sebuah harapan dan perbaikan iklim perdagangan global. “Keputusan MA yang membatalkan kebijakan tarif sebelumnya dan menggantinya dengan tarif 10% akan menjadi perkembangan penting bagi dunia usaha,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Senin (23/2/2026).

Advertisement

Namun, lanjut Pilarmas, di sisi lain pasar tampaknya tetap fokus akan kebijakan lanjutan drama dari Presiden AS, dimana Trump mengatakan pada akhir pekan bahwa berencana untuk menaikkan tarif global dari 10% menjadi 15%, menyusul keputusan MA yang membatalkan kebijakan tarif ‘timbal balik’ yang diberlakukannya.

Menurut Pilarmas, langkah tersebut memicu kekhawatiran bahwa perjanjian perdagangan antara AS dan para mitranya dapat berantakan, meskipun para pejabat senior AS menegaskan kembali bahwa kesepakatan yang ada akan tetap berlaku.

“Alhasil pasar tampaknya masih wait and see melihat perkembangan dinamika kebijakan di AS terkait penerapan tarif ini,” tambah Pilarmas.

Secara terpisah, Perwakilan Dagang AS Greer mencatat bahwa langkah-langkah tersebut tidak akan memengaruhi pertemuan Trump yang direncanakan dengan pemimpin China Xi Jinping.

Sentimen Dalam Negeri

Dari dari dalam negeri, Pilarmas memaparkan, Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pemerintah Indonesia menghormati proses politik dalam negeri Amerika Serikat (AS), menyusul putusan Mahkamah Agung (MA) negara tersebut yang membatalkan sebagian besar kebijakan tarif Presiden Donald Trump, yang artinya Indonesia bersiap segala kemungkinan penyesuaian tarif.

Di sisi lain harapan sentimen membaik karena harapan bahwa tarif global baru Presiden Trump sebesar 15%, yang diperkenalkan setelah Mahkamah Agung AS menolak bea masuk timbal balik yang luas. “Hal itu menandakan pergeseran ke arah bea masuk keseluruhan yang lebih rendah dan dapat memberikan dorongan kecil bagi ekspor Indonesia dalam jangka pendek,” kata Pilarmas.

Pada sesi pertama hari ini, saham-saham yang mengalami kenaikan terbesar DIVA, MEGA, SKBM, PADI, BIPI. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar INDS, HILL, SOTS, JAST, CNKO.

Pilarmas merekomendasikan saham pilihan MINA untuk perdagangan di sesi II. “Kami merekomendasikan MINA buy dengan support dan resistance 394 – 520,” tutup Pilarmas.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 1 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 11 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 41 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 52 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia