Harga Emas Siap Sikat Level Ini
JAKARTA, investor.id – Harga emas dunia kembali menunjukkan taringnya. Di tengah perlambatan ekonomi Amerika Serikat (AS), inflasi yang masih membara, serta memanasnya tensi geopolitik global, logam mulia ini berpeluang melanjutkan reli dan bisa menembus level US$ 5.220 per ons troi dalam waktu dekat.
Analis Dupoin Futures Andy Nugraha menjelaskan, penguatan emas didorong kombinasi sentimen fundamental dan teknikal yang sama-sama solid. “Perlambatan pertumbuhan ekonomi AS serta kenaikan inflasi yang tercermin dari data Core PCE memperkuat daya tarik emas sebagai aset safe-haven,” ujar Andy dalam risetnya, Senin (23/2/2026).
Data terbaru menunjukkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) AS kuartal IV-2025 hanya 1,4% secara tahunan, jauh melambat dibandingkan 4,4% pada kuartal sebelumnya dan di bawah ekspektasi pasar sebesar 3%.
Di saat yang sama, Andy menambahkan, inflasi inti berdasarkan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (Core PCE) naik menjadi 3% secara tahunan, melampaui target inflasi bank sentral AS sebesar 2%.
“Kondisi tersebut menempatkan Teh Fed dalam posisi sulit. Di satu sisi, inflasi yang masih tinggi bisa menunda pemangkasan suku bunga. Namun di sisi lain, perlambatan ekonomi membuka ruang bagi kebijakan yang lebih akomodatif ke depan,” papar Andy.
Menurut Andy, sentimen safe-haven juga menguat setelah Presiden AS Donald Trump kembali memberlakukan tarif impor baru melalui kewenangan Undang-Undang Perdagangan 1974. Kebijakan ini memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi babak baru perang dagang global.
Selain itu, lanjut Andy, ketidakpastian hubungan antara AS dan Iran turut menjadi katalis tambahan bagi emas, meskipun peluang negosiasi masih membatasi lonjakan yang lebih agresif.
Waspadai Koreksi
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






