Sabtu, 4 April 2026

Harga Emas Siap Sikat Level Ini

Penulis : Indah Handayani
23 Feb 2026 | 15:00 WIB
BAGIKAN
Gambar ilustrasi batangan emas fisik. (Foto: AETOSWire)
Gambar ilustrasi batangan emas fisik. (Foto: AETOSWire)

JAKARTA, investor.id – Harga emas dunia kembali menunjukkan taringnya. Di tengah perlambatan ekonomi Amerika Serikat (AS), inflasi yang masih membara, serta memanasnya tensi geopolitik global, logam mulia ini berpeluang melanjutkan reli dan bisa menembus level US$ 5.220 per ons troi dalam waktu dekat.

Analis Dupoin Futures Andy Nugraha menjelaskan, penguatan emas didorong kombinasi sentimen fundamental dan teknikal yang sama-sama solid. “Perlambatan pertumbuhan ekonomi AS serta kenaikan inflasi yang tercermin dari data Core PCE memperkuat daya tarik emas sebagai aset safe-haven,” ujar Andy dalam risetnya, Senin (23/2/2026).

Data terbaru menunjukkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) AS kuartal IV-2025 hanya 1,4% secara tahunan, jauh melambat dibandingkan 4,4% pada kuartal sebelumnya dan di bawah ekspektasi pasar sebesar 3%.

Di saat yang sama, Andy menambahkan, inflasi inti berdasarkan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (Core PCE) naik menjadi 3% secara tahunan, melampaui target inflasi bank sentral AS sebesar 2%.

“Kondisi tersebut menempatkan Teh Fed dalam posisi sulit. Di satu sisi, inflasi yang masih tinggi bisa menunda pemangkasan suku bunga. Namun di sisi lain, perlambatan ekonomi membuka ruang bagi kebijakan yang lebih akomodatif ke depan,” papar Andy.

Menurut Andy, sentimen safe-haven juga menguat setelah Presiden AS Donald Trump kembali memberlakukan tarif impor baru melalui kewenangan Undang-Undang Perdagangan 1974. Kebijakan ini memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi babak baru perang dagang global.

Selain itu, lanjut Andy, ketidakpastian hubungan antara AS dan Iran turut menjadi katalis tambahan bagi emas, meskipun peluang negosiasi masih membatasi lonjakan yang lebih agresif.

Waspadai Koreksi

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 26 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 36 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 1 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 1 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia