Harga Emas Meledak, Dipicu Ketidakpastian Tarif Trump
Dalam jangka menengah hingga beberapa kuartal ke depan, Christian memperkirakan tren kenaikan emas masih akan berlanjut dan berpotensi mencetak rekor baru.
Dari sisi fundamental, data pada Jumat lalu menunjukkan inflasi inti AS naik lebih tinggi dari perkiraan pada Desember. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi Negeri Paman Sam melambat tajam pada kuartal IV-2025. Kombinasi tersebut berpotensi mendorong The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.
Pelaku pasar kini menantikan sinyal lanjutan dari sejumlah pejabat The Fed pekan ini guna membaca arah kebijakan moneter ke depan, termasuk perkembangan isu geopolitik antara AS dan Iran.
Secara historis, emas cenderung diminati saat terjadi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik. Logam mulia ini juga biasanya berkinerja baik ketika suku bunga berada pada level rendah.
Tak hanya emas, harga perak spot turut melonjak 4,53% ke US$ 88,53 per ons, level tertinggi dalam lebih dari dua pekan. Sementara itu, platinum menguat 0,25% ke US$ 2.164,37 per ons, dan paladium naik 0,17% menjadi US$ 1.750,76 per ons.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






