Sabtu, 4 April 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Selasa 24 Februari 2026: Terpukul

Penulis : Indah Handayani
24 Feb 2026 | 09:18 WIB
BAGIKAN
 ilustrasi Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
ilustrasi Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpukul pada Selasa (24/2/2026), seiring penguatan dolar AS dan meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Iran yang memicu sikap risk-off di pasar global. Pelemahan mata uang Asia turut membebani pergerakan rupiah di pasar spot.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.04 WIB di pasar spot exchange, nilai tukar rupiah hari ini terpukul 33 poin (0,2%) ke level Rp 16.835 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,08% ke level 97,78.

Sedangkan pada perdagangan Senin (23/2/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat 86 poin di level Rp 16.802.

Advertisement

Dikutip dari Trading View, sebagian besar mata uang Asia melemah tipis terhadap dolar AS di tengah ketegangan AS–Iran yang masih berlangsung dan berpotensi menekan minat risiko investor.

“Isu yang dapat menyuntikkan volatilitas ke pasar mata uang pekan ini adalah risiko konflik militer antara AS dan Iran,” ujar Samara Hammoud dari CBA dalam sebuah laporan riset.

Hammoud menambahkan, Departemen Luar Negeri AS telah memerintahkan staf non-esensial untuk meninggalkan Kedutaan Besar AS di Beirut, Lebanon, di tengah ekspektasi bahwa Presiden AS Donald Trump dapat memerintahkan serangan terhadap Iran.

USD/KRW naik tipis 0,1% ke level 1.446,13 dan USD/SGD juga menguat 0,1% ke 1,2673, berdasarkan data FactSet.


 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 37 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 47 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 1 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 1 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 2 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia