Minggu, 21 Juni 2026

Harga Emas Rontok Lebih dari 3%, Dolar AS Perkasa

Penulis : Indah Handayani
4 Mar 2026 | 03:43 WIB
BAGIKAN
ilustrasi emas. (Foto: AP/ Mark Baker)
ilustrasi emas. (Foto: AP/ Mark Baker)

NEW YORK, investor.idHarga emas dunia rontok lebih dari 3% pada perdagangan Selasa (3/3/2026) waktu setempat. Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) serta meredupnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed menjadi penekan utama, di tengah meningkatnya kekhawatiran inflasi akibat konflik Timur Tengah yang berpotensi berkepanjangan.

Harga emas spot anjlok 3,95% menjadi US$ 5.112,73 per ons troi saat berita ditulis. Padahal sehari sebelumnya, logam mulia ini sempat menyentuh level tertinggi dalam lebih dari empat pekan. Sementara itu, kontrak emas berjangka AS ditutup ambles 3,45% ke level US$ 5.128,70 per ons troi.

Senior Market Strategist RJO Futures Bob Haberkorn mengatakan, pelemahan emas dipicu oleh peralihan investor ke aset likuid, khususnya dolar AS. “Penurunan harga emas tampaknya didorong oleh flight to liquidity atau peralihan ke kas. Dolar menguat dan imbal hasil obligasi naik,” ujarnya dikutip dari Reuters.

ADVERTISEMENT

Dolar AS, yang juga dianggap sebagai aset safe haven, menguat signifikan sehingga membuat emas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Di saat yang sama, imbal hasil obligasi pemerintah AS naik untuk dua sesi berturut-turut.

Meski demikian, Haberkorn menilai koreksi ini berpotensi hanya sementara. Menurutnya, arus dana ke aset aman akibat risiko geopolitik masih dapat menopang harga emas dan perak ke depan.

Di sisi geopolitik, konflik Iran memasuki hari keempat setelah ledakan mengguncang Teheran dan Beirut. Seorang pejabat senior Garda Revolusi Iran pada Senin menyatakan Selat Hormuz telah ditutup.

Pernyataan tersebut langsung memicu lonjakan harga minyak mentah global lebih dari 8% pada Selasa.

Memicu Tekanan Inflasi

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 9 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 37 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia