Minggu, 21 Juni 2026

Prospek Rupiah Terus Dilanda Badai Tekanan

Penulis : Natasha Khairunisa
5 Mar 2026 | 17:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar AS. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar AS. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar rupiah (IDR) diproyeksi kembali melemah pada perdagangan Jumat besok, 6 Maret 2026.

Pada perdagangan sore ini, kurs rupiah ditutup melemah 11 poin terhadap dolar AS (USD), setelah sebelumnya sempat menguat 10 poin di level Rp 16.903 dari penutupan sebelumnya di level Rp 16.892. 

"Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang  Rp 16.900 - Rp 16.940," ungkap Direktur PT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi dalam keterangan tertulis yang dibagikan pada Kamis (5/3/2026).

ADVERTISEMENT

Ibrahim mengungkapkan bahwa prospek rupiah dilemahkan oleh sentimen global yang terus berlanjut seputar konflik di Timur Tengah.

Perang AS-Israel vs Iran di Timur Tengah memanas setelah Iran meluncurkan gelombang rudal ke Israel pada Kamis pagi, menyebabkan jutaan penduduk berlindung saat konflik memasuki hari keenam.

Selain itu, kurs rupiah juga diprediksi kembali melemah akibat sentimen yang luas terkait penutupan Selat Hormuz, yang dapat menghambat distribusi minyak mentah global.

Sebelumnya, analis di bank investasi J.P. Morgan memperkirakan pasokan minyak mentah dari Irak dan Kuwait diprediksi dapat terhenti dalam beberapa hari ke depan, jika Selat Hormuz tetap ditutup dalam jangka panjang.

Bank investasi tersebut memproyeksi terhentinya pasokan dari Irak dan Kuwait berpotensi memangkas ketersediaan minyak mentah hingga 3,3 juta barel per hari (bpd) pada hari kedelapan konflik AS-Israel vs Iran di Timur Tengah.

Dari sisi internal, rupiah diproyeksi melemah setelah Bank Indonesia merespons penilaian lembaga pemeringkat Fitch Ratings yang mempertahankan sovereign credit rating Indonesia pada BBB dan melakukan penyesuaian outlook menjadi negatif.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 30 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia