Minggu, 5 April 2026

Wall Street Ambruk di Tengah Lonjakan Harga Minyak

Penulis : Indah Handayani
7 Mar 2026 | 04:31 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Wall Street
Sumber; AP Photo/Richard Drew
Ilustrasi Wall Street Sumber; AP Photo/Richard Drew

NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks saham Wall Street ditutup melemah tajam pada perdagangan Jumat (6/3/2026). Tekanan datang dari lonjakan harga minyak dunia di atas US$ 90 per barel serta data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang mengecewakan pasar.

Dikutip dari CNBC internasional, indeks Dow Jones Industrial Average turun 453,19 poin (0,95%) dan ditutup di level 47.501,55. Sementara itu, S&P 500 melemah 1,33% ke posisi 6.740,02 dan Nasdaq Composite merosot 1,59% menjadi 22.387,68.

Secara mingguan, kinerja Wall Street juga memburuk. Indeks S&P 500 turun sekitar 2%, Dow Jones anjlok 3%, menjadi penurunan mingguan terburuk dalam hampir satu tahun. Sedangkan Nasdaq terkoreksi 1,2%.

ADVERTISEMENT

Lonjakan harga minyak menjadi salah satu pemicu utama tekanan di pasar saham. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menembus US$90 per barel dan mencatat kenaikan sekitar 35% sepanjang pekan ini. Kenaikan tersebut menjadi yang terbesar sejak perdagangan kontrak berjangka minyak dimulai pada 1983.

Lonjakan harga terjadi seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap dampak perang antara Amerika Serikat dan Iran terhadap pasokan energi global.

Harga minyak kembali melonjak setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan, melalui media sosial Truth Social bahwa perang dengan Iran tidak akan berakhir tanpa ‘penyerahan tanpa syarat’ dari negara tersebut.

Menteri Energi Qatar Saad al-Kaabi bahkan memperingatkan produsen energi di kawasan Teluk berpotensi menerapkan force majeure dalam beberapa hari ke depan. Langkah itu dapat menghentikan produksi dan berpotensi mendorong harga minyak hingga US$150 per barel.

“Konflik di Timur Tengah bisa menjatuhkan perekonomian dunia,” kata dia.

Risiko Minyak US$ 100

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia