Aliansi Bisnis RMKE & BUMI, Seberapa Penting?
Kiwoom Sekuritas dalam riset berjudul ‘2026 Year of Fire Horse Outlook’ memasukkan RMKE ke dalam daftar saham pilihan teratas.
“Prospek RMKE didukung oleh kontrak jangka panjang dan visibilitas arus kas yang tinggi. Di sisi lain, larangan hauling jalan umum pada 2026 akan mengalihkan volume ke RMKE,” tulis tim riset Kiwoom Sekuritas.
Baca Juga:
RMK Energy (RMKE) Cetak Rekor Awal TahunRMK Energy (RMKE) merupakan perusahaan logistik batu bara terintegrasi dan terbesar di Sumatra Selatan. Perseroan diperkirakan mencetak laba dengan kenaikan yang tajam pada 2026.
Laba bersih RMKE ditaksir mencapai Rp 665 miliar pada tahun ini atau melejit 190% yoy, dengan laba per saham Rp 150. Pendapatan diproyeksikan sebesar Rp 3,64 triliun, melesat 102% yoy.
Kiwoom Sekuritas merekomendasikan beli saham RMKE. Berdasarkan valuasi menggunakan metode discounted cash flow (DCF), nilai wajar atau target harga saham RMKE tergolong tinggi sebesar Rp 13.100.
Baca Juga:
Saham DEWA Dikeker, Potensi Cuan 70%Valuasi RMKE mencerminkan prospek peningkatan arus kas bebas (free cash flow/FCF) yang kuat hingga 2030, dengan FCF diproyeksikan meningkat dari Rp 359 miliar pada 2025 menjadi Rp 4,86 triliun pada 2030.
Risiko utamanya meliputi risiko eksekusi kontrak, potensi keterlambatan implementasi regulasi, tekanan tarif, volatilitas harga batu bara, serta risiko pendanaan.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






