Harga Batu Bara Kian Membara Seiring Lonjakan Harga Minyak
JAKARTA, investor.id – Harga batu bara kian membara pada Kamis (12/3/2026), seiring lonjakan tajam harga minyak dunia yang dipicu memanasnya konflik di Timur Tengah.
Harga batu bara Newcastle untuk Maret 2026 melesat US$ 1,9 ke level US$ 135 per ton. Sedangkan April 2026 melonjak US$ 3,85 menjadi US$ 138,75 per ton. Sementara itu, Mei 2026 melejit US$ 3,75 menjadi US$ 139,5 per ton.
Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk Maret 2026 terkerek US$ 2,4 menjadi US$ 123,8. Sedangkan, April 2026 naik US$ 2,65 menjadi US$ 127,5. Sedangkan pada Mei 2026 menanjak US$ 1,45 menjadi US$ 128,5.
Kenaikan harga batu bara tidak terlepas dari lonjakan harga minyak dunia. Dikutip dari Reuters, harga dunia melonjak sekitar 9% pada penutupan perdagangan Kamis (12/3/2026), mencapai level tertinggi dalam hampir empat tahun terakhir.
Lonjakan ini dipicu meningkatnya serangan Iran terhadap fasilitas minyak dan transportasi di Timur Tengah, serta pernyataan pemimpin tertinggi Iran yang menegaskan Selat Hormuz akan tetap ditutup.
Harga minyak Brent ditutup naik US$ 8,48 (9,2%) di level US$ 100,46 per barel, setelah sempat menyentuh level tertinggi intraday US$ 101,60. Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) AS ditutup melonjak US$ 8,48 (9,7%) di US$ 95,70 per barel. Kedua kontrak tersebut mencatat level penutupan tertinggi sejak Agustus 2022.
Badan Energi Internasional (IEA) menyebut konflik di Timur Tengah telah menyebabkan gangguan pasokan minyak terbesar dalam sejarah pasar energi global. Sehari sebelumnya, IEA menyetujui pelepasan 400 juta barel minyak dari cadangan strategis negara-negara anggotanya, jumlah terbesar yang pernah dilakukan.
Namun, sejumlah analis masih meragukan apakah seluruh volume tersebut benar-benar akan dilepas ke pasar. Menurut Energy Aspects, total cadangan minyak yang tersedia hanya setara dengan sekitar 25 hari gangguan pasokan saat ini.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






