Laba Emiten Hashim Djojohadikusumo (WIFI) Melonjak 76,7%
JAKARTA, investor.id - Emiten Hashim Djojohadikusumo, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge membukukan laba bersih yang tumbuh 76,7% pada tahun 2025.
WIFI tercatat mencetak laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 408,55 miliar pada 2025, melonjak dari tahun 2024 sebesar Rp 230,87 miliar.
Sejalan dengan itu, pendapatan WIFI melesat tajam dengan tumbuh 147% menjadi Rp 1,65 triliun, naik dari Rp 671,85 miliar pada tahun sebelumnya.
Kinerja WIFI dikontribusi dari layanan telekomunikasi, khususnya fiber-to-the-home (FTTH) dan bandwidth sebesar Rp 1,21 triliun, dan juga kontribusi dari periklanan digital sebesar Rp 445,37 miliar.
Direktur Utama WIFI, Yune Marketatmo, mengungkapkan secara operasional perseroan kini telah memiliki 2,5 juta Home Pass, 1,5 juta Home Connect, serta tingkat take-up hingga 60%, menunjukkan penetrasi pasar yang semakin kuat.
Selain memperluas jaringan FTTH, WIFI juga mulai mengakselerasi inovasi dengan meluncurkan layanan 5G Fixed Wireless Access (FWA) 1.4GHz melalui brand IRA yakni Internet Rakyat. Layanan ini diproyeksikan menjadi motor pertumbuhan baru mulai 2026, melengkapi infrastruktur fiber yang sudah ada.
Manajemen melihat kombinasi integrasi jaringan fiber optik dengan distribusi nirkabel, tingginya permintaan broadband terjangkau, serta efisiensi skala sebagai faktor kunci percepatan ekspansi ke depan.
“Tahun 2025 adalah tahun yang menentukan bagi Surge, menunjukkan kinerja keuangan dan eksekusi operasional yang kuat. Menjelang tahun 2026, peluncuran platform 5G FWA IRA, Internet Rakyat kami, bersamaan dengan perluasan FTTH yang berkelanjutan, menandai titik balik penting yang akan secara signifikan mempercepat lintasan pertumbuhan kami," katanya.
Kemudian, untuk total aset WIFI melonjak menjadi Rp 15,16 triliun dari Rp 2,9 triliun. Liabilitas tercatat sebesar Rp 6,65 triliun dari sebelumnya Rp 1,93 triliun. Lalu, ekuitas melonjak menjadi Rp 8,51 triliun dari Rp 969,84 miliar.
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Rupiah Melorot, Ekspor Dapat Momentum
Peningkatan ekspor nasional justru perlu terus dilakukan karena daya saing meningkat di tengah pelemahan rupiah.Dharma Pongrekun Ajukan Uji Materi UU Kesehatan ke MK
Mantan Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Dharma Pongrekun resmi mendaftarkan permohonan uji materi Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (13/5/2026).Tag Terpopuler
Terpopuler






