Aksi Besar Telkom (TLKM) di Infranexia, Harga Saham Wajarnya Segini
Pada tahap ini, diskusi lebih berfokus pada konsolidasi aset dibandingkan akuisisi perusahaan secara langsung. Dampak akhir akan sangat bergantung pada struktur konsolidasi.
“Namun, dengan asumsi aset serat optik PLN Icon Plus dimasukkan dan sepenuhnya dikonsolidasikan ke dalam Infranexia, kami memperkirakan EBITDA proforma dapat mencapai Rp 12,7 triliun,” ungkap Kafi.
Sementara itu, dengan adanya rencana TLKM melepas 20-30% saham Infranexia kepada investor strategis pada valuasi EV/EBITDA sebesar 9-12 kali, BRI Danareksa Sekuritas melihat potensi kenaikan nilai wajar (fair value) saham TLKM ke kisaran Rp 4.100-4.500.
BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy saham TLKM. Target harga saham TLKM dipatok sebesar Rp 4.000.
Target harga tersebut berdasarkan valuasi standar deviasi (SD) +1 pada EV/EBITDA sebesar 5,8 kali, yang dikombinasikan dengan metode discounted cash flow (DCF).
Risiko utamanya jika penyesuaian nilai aset serat optik lebih besar dari perkiraan atau terjadi penurunan nilai (impairment).
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






