Minggu, 21 Juni 2026

Harga Bitcoin (BTC) Ambles, Dipicu Sentimen Perang AS dan Iran

Penulis : Indah Handayani
20 Apr 2026 | 06:02 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Bitcoin (BTC).
Ilustrasi Bitcoin (BTC).

JAKARTA, investor.id Harga Bitcoin (BTC) ambles pada Senin (20/4/2026) pagi. Pelemahan itu dipicu ketegangan geopolitik AS-Iran dan aksi jual di pasar kripto global.

Berdasarkan data CoinMarketCap pukul 05.50 WIB, kapitalisasi pasar kripto global jatuh 2,32% menjadi US$ 2,5 triliun. Harga Bitcoin (BTC) hari ini ambles 2,3% ke US$ 74.110 per koin atau sekitar Rp 1,28 miliar (kurs Rp 17.129).

Indeks CoinDesk 20 yang mencerminkan pergerakan 20 aset kripto terbesar terkoreksi 1,96%. Dengan Ethereum ambrol 3,56% ke US$ 2.274, Binance (BNB) anjlok 2,13% ke US$ 617, Dogecoin (DOGE) turun 1,94% ke US$ 0,093, Solana (SOL) terpangkas 2,89% ke US$ 83,85, dan XRP melemah 2,34% ke US$ 1,4.

ADVERTISEMENT

Dikutip dari CoinTelegraph, harga Bitcoin kembali tertekan dan turun ke kisaran US$ 75.000 menjelang penutupan perdagangan mingguan, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Koreksi ini terjadi setelah pasar dikejutkan oleh kabar penutupan kembali Selat Hormuz oleh Iran, yang memicu kekhawatiran lonjakan harga minyak dunia dan mengguncang sentimen pasar global, termasuk aset kripto.

Berdasarkan data TradingView, harga Bitcoin (BTC) sempat menyentuh level tertinggi dalam 10 pekan di US$78.400 pada Jumat. Namun, tekanan jual kembali muncul seiring memudarnya harapan gencatan senjata antara AS dan Iran.

Akhir pekan ini diwarnai sinyal yang saling bertentangan dari kedua negara, di mana kesepakatan damai yang sebelumnya diasumsikan tercapai kini dinilai gagal bertahan.

Penutupan Selat Hormuz kembali mengalihkan perhatian pasar ke pergerakan harga minyak, setelah sebelumnya harga minyak mentah WTI sempat turun di bawah US$ 80 per barel untuk pertama kalinya sejak 10 Maret.

Analis pasar dari The Kobeissi Letter menyebut, kondisi pasar berpotensi sangat dinamis. “Kami memperkirakan akhir pekan yang penuh gejolak,” tulisnya dalam analisis terbaru.

Sentimen Pasar Dominan

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia