Harga Bitcoin (BTC) Turun, Sentimen Global Tekan Pasar Kripto
Di pasar saham, tekanan juga terlihat. Indeks Nasdaq Composite dan S&P 500 memangkas penguatan awal dan berbalik melemah pada sesi perdagangan.
Saham-saham terkait kripto mengalami tekanan lebih dalam. Saham Coinbase turun lebih dari 6%, sementara Robinhood melemah sekitar 4,5%. Perusahaan investasi aset digital Galaxy Digital turun 5,5%, dan emiten stablecoin Circle anjlok 8,3%.
Meski dalam jangka pendek tertekan, prospek Bitcoin ke depan masih dinilai positif. Analis dari 21Shares menyebut kebijakan moneter yang lebih longgar berpotensi menciptakan likuiditas tinggi di pasar, yang secara historis mendukung aset berisiko seperti Bitcoin.
Bahkan, Warsh disebut memiliki pandangan positif terhadap aset digital. Ia menilai Bitcoin sebagai “emas baru bagi generasi di bawah 40 tahun” dan dianggap dapat memainkan peran penting dalam sistem keuangan masa depan.
Dengan potensi pelonggaran kebijakan pada paruh kedua 2026, harga Bitcoin dinilai masih berpeluang kembali menuju level US$ 100.000.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






