Minggu, 21 Juni 2026

Harga Emas Meroket Tak Terbendung, Sentimen Ini Jadi Pendukung

Penulis : Natasha Khairunisa
23 Apr 2026 | 07:10 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas batangan. (Foto: ANTARA/REUTERS/Denis Balibouse/pri)
Ilustrasi emas batangan. (Foto: ANTARA/REUTERS/Denis Balibouse/pri)

JAKARTA, investor.id - Harga emas kembali menguat dengan perkasa pada perdagangan hari Rabu (22/4/2026), didukung oleh tingginya minat beli pada logam mulia seiring penguatan harga minyak mentah.

Dikutip dari Kitco News, Kamis (23/4/2026) harga emas terpantau menguat 0,28% di level US$ 4.725 per troy ons. Harga emas bulan Juni terakhir naik US$ 35,10 menjadi US$ 4.753.

Kenaikan ini terjadi meskipun dolar AS menguat setelah keputusan Presiden Donald Trump untuk memperpanjang gencatan senjata AS-Iran tanpa batas waktu.

ADVERTISEMENT

Perkembangan tersebut memungkinkan emas untuk memulihkan sebagian dari aksi jual tajam pekan ini yang mendorong harga ke level terendah sejak 13 April 2026.

Dilaporkan, Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata beberapa jam sebelum gencatan senjata yang awalnya diberlakukan selama dua pekan akan berakhir. 

"Pengumuman tersebut awalnya membuat harga emas spot melonjak hampir 1% menjadi sekitar US$ 4.755, sementara harga minyak mentah melemah karena risiko paling akut dari peningkatan kembali kebijakan moneter secara langsung mereda," ungkap analis komoditas, Gary Wagner.

Harga emas juga menguat setelah calon Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh menyampaikan pernyataan yang secara luas ditafsirkan oleh para pedagang sebagai sikap hawkish. Warsh menyatakan dirinya tidak memberikan janji kepada Gedung Putih mengenai pemotongan suku bunga, dan berjanji untuk menjaga independensi bank sentral serta mendorong reformasi moneter struktural.

Saat ini, pasar memperkirakan bahwa pertemuan The Fed pada 28-29 April mendatang akan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50-3,75%.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 28 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 59 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 7 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia