Bumi Resources (BUMI) Beberkan Kinerja Kuartal I, Labanya Segini
Kinerja Operasional BUMI (Q1 2026 vs Q1 2025)
• Produksi Batu bara: 19,2 juta ton (naik 12%)
• Penjualan Batu bara: 19,1 juta ton (naik 14%)
• Harga Rata-rata FOB: US$ 58,6/ton (turun 10% dari US$64,9/ton)
• Lapisan Penutup yang Dihilangkan: 148,3 juta bcm (naik 3%)
• Rasio Kupasan Tanah (Strip Ratio): 7,7x (vs 8,4x)
• Persediaan: 2,0 juta ton (vs 2,4 juta ton)
Volume produksi dan penjualan tercatat lebih tinggi secara tahunan, dengan produksi batu bara naik 12% menjadi 19,2 juta ton dan penjualan batu bara meningkat 14% menjadi 19,1 juta ton. Perbaikan strip ratio dari 8,4x menjadi 7,7x mencerminkan mine sequencing yang menguntungkan serta perencanaan operasional yang disiplin, dan turut menekan biaya penambangan per ton meskipun pengupasan tanah penutup (overburden) meningkat 3% secara tahunan. "Persediaan menurun menjadi 2,0 juta ton dari 2,4 juta ton, mencerminkan tingkat penjualan yang kuat seiring dengan kenaikan produksi," ungkap manajemen BUMI.
Panduan Kinerja Tahun 2026
• Volume Penjualan: 76 – 78 juta ton
• Harga Rata-rata yang Diproyeksikan: US$ 60 – US$ 62 per ton
• Biaya Tunai Produksi: sekitar US$ 43 – US$ 44 per ton
Bumi Resources akan terus berfokus pada keberlanjutan perbaikan operasional yang telah dicapai pada kuartal pertama, menjaga disiplin alokasi modal, serta memajukan strategi diversifikasi guna membangun ketahanan terhadap siklus komoditas.
"Bumi Resources akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) selambat-lambatnya pada bulan Juni 2026. Perseroan juga akan menggelar earnings call untuk membahas kinerja FY 2025 secara lebih mendalam bersama komunitas analis dan investor, yang dijadwalkan diadakan pada Mei 2026. Pemberitahuan resmi dan informasi pendaftaran untuk kedua acara akan disampaikan secara terpisah," papar keterangan BUMI.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






