Minggu, 21 Juni 2026

Harga Bitcoin (BTC) Reli ke Atas US$ 80.000, Ini Pemicunya

Penulis : Erta Darwati
4 Mei 2026 | 11:35 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Bitcoin (BTC). IST
Ilustrasi Bitcoin (BTC). IST

JAKARTA, investor.id - Harga bitcoin (BTC) naik menembus US$ 80.000 setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan “Project Freedom".

Melansir beincrypto, operasi Trump ini berfokus pada pengawalan pembebasan kapal asing netral untuk keluar dari Selat Hormuz, di mana kapal-kapal banyak yang terjebak di tengah ketegangan AS dan Iran.

Proyek ini dimulai Senin pagi waktu Timur Tengah. Trump menyampaikan inisiatif ini sebagai langkah kemanusiaan, dan juga memperingatkan bahwa setiap gangguan akan dihadapi dengan tindakan keras.

ADVERTISEMENT

“Negara-negara dari seluruh dunia, hampir semuanya tidak terlibat dalam konflik Timur Tengah yang terjadi sangat jelas dan keras di hadapan semua orang, telah meminta AS apakah kami bisa membantu membebaskan kapal mereka yang terjebak di Selat Hormuz, dalam konflik yang sama sekali bukan urusan mereka,” tulisnya.

Setelah unggahan Trump, Komando Pusat AS (CENTCOM) memastikan akan mengerahkan kapal perusak berpeluru kendali, lebih dari 100 pesawat, platform nirawak, dan 15.000 personel untuk mendukung misi tersebut.

“Misi ini, yang diperintahkan Presiden, akan mendukung kapal dagang yang ingin melintas bebas di jalur perdagangan internasional yang vital ini,” demikian tertulis dalam unggahan tersebut.

Di sisi lain, Trump mengungkapkan dirinya optimistis dengan jalur diplomasi. Dia mengatakan perwakilannya tengah mengadakan diskusi sangat positif dengan pihak Teheran yang berpeluang menghasilkan kesepakatan yang baik untuk semua pihak.

Iran, sebaliknya, memberikan sinyal berbeda. Ebrahim Azizi, anggota parlemen senior Iran, memperingatkan bahwa setiap tindakan campur tangan AS di Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata yang berlaku.

“Selat Hormuz dan Teluk Persia tidak akan diatur oleh unggahan delusional Trump! Tidak ada yang akan percaya pada skenario Blame Game!” ucapnya.

Saat ini seluruh perhatian tertuju pada peluncuran operasi tersebut dan bagaimana respons Iran di lapangan. Harga minyak dan aset berisiko sangat sensitif terhadap perkembangan ini.

Oleh sebab itu, setiap eskalasi atau terobosan di Selat Hormuz bisa memicu pergerakan di pasar minyak, saham, hingga aset kripto. 

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 5 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 5 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia