Kamis, 14 Mei 2026

Medela Potentia (MDLA) Perluas Distribusi dan Eksplor Mitra Baru

Penulis : M. Ghafur Fadillah
12 Mei 2026 | 21:30 WIB
BAGIKAN
PT Medela Potentia Tbk (MDLA) melalui entitas anak PT Deca Metric Medica (DMM), melakukan ekspor perdana produk alat kesehatan (alkes) ke Kamboja dan Timor Leste pada Selasa (5/8/2025). (Foto: Dok MDLA)
PT Medela Potentia Tbk (MDLA) melalui entitas anak PT Deca Metric Medica (DMM), melakukan ekspor perdana produk alat kesehatan (alkes) ke Kamboja dan Timor Leste pada Selasa (5/8/2025). (Foto: Dok MDLA)

JAKARTA, investor.id - PT Medela Potentia Tbk (MDLA) menetapkan strategi pertumbuhan berkelanjutan sebagai fokus utama operasional sepanjang 2026, dengan memperkuat fondasi bisnis melalui perluasan jaringan distribusi, penambahan mitra prinsipal, serta penjajakan kerja sama strategis di lini bisnis baru, termasuk alat kesehatan.

Director Investor Relations MDLA Harris Lesmana mengatakan, perseroan terus memperkuat basis pertumbuhan jangka panjang dengan mengembangkan infrastruktur distribusi nasional.

Salah satu wujudnya adalah rencana MDLA meresmikan gedung dan gudang baru cabang PT Anugrah Argon Medica (AAM) di Medan, Sumatera Utara. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan jangkauan layanan distribusi produk farmasi di wilayah barat Indonesia dan mengoptimalkan operasional logistik di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

“Perseroan terus memperkuat fondasi pertumbuhan melalui pengembangan infrastruktur distribusi, penambahan prinsipal, serta penjajakan kerja sama strategis di bisnis alat kesehatan dengan mitra global untuk menghadirkan produk berkualitas yang diproduksi di dalam negeri,” ujar Harris sesuai paparan publik di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Sejalan dengan langkah perluasan distribusi, MDLA telah merealisasikan penambahan tiga prinsipal baru pada kuartal I-2026. Penambahan prinsipal ini bagian dari strategi memperkuat portofolio produk dan meningkatkan posisi kompetitif perseroan di tengah persaingan industri farmasi dan alat kesehatan (alkes).

Harris menyebut, MDLA akan terus mengeksplorasi peluang penambahan mitra baru secara selektif dan berkelanjutan untuk memperluas cakupan produk serta memperkuat kemitraan jangka panjang.

Selain memperluas jaringan dan portofolio produk farmasi, MDLA juga tengah menjajaki kolaborasi dengan perusahaan alat kesehatan global sebagai bagian dari strategi diversifikasi bisnis. Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan nilai tambah portofolio serta meningkatkan kontribusi lini usaha non-farmasi terhadap total pendapatan.

Kinerja Kuartal I-2026

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 13 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 30 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 60 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia