Medela Potentia (MDLA) Perluas Distribusi dan Eksplor Mitra Baru
Strategi yang dijalankan menunjukkan dampak positif terhadap kinerja keuangan MDLA pada awal tahun ini. Hingga 31 Maret 2026, MDLA mencatat penjualan neto sebesar Rp4,03 triliun, meningkat dibandingkan Rp3,90 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja ini turut mendorong pertumbuhan laba periode berjalan sebesar 7,4% menjadi Rp119,32 miliar, sementara pendapatan tumbuh 3,4% dibanding kuartal I-2025.
Kontributor utama pertumbuhan penjualan berasal dari produk farmasi, yang membukukan penjualan sebesar Rp3,26 triliun, naik signifikan dari Rp2,70 triliun pada kuartal I-2025. Penjualan alat kesehatan juga memberikan sumbangan penting sebesar Rp394,5 miliar, sementara produk kesehatan lainnya menyumbang Rp380,2 miliar.
Harris menilai, pencapaian kinerja positif di tengah kondisi ekonomi global dan domestik yang penuh tantangan menunjukkan ketangguhan model bisnis MDLA. Pertumbuhan pendapatan dan laba di awal tahun mencerminkan efektivitas strategi penjualan dan efisiensi operasional yang dijalankan di seluruh jaringan distribusi perseroan.
Baca Juga:
Info Soal Hantavirus dari LABS“Perluasan infrastruktur distribusi dan penambahan prinsipal merupakan bagian dari langkah kami untuk memperkuat jaringan dan meningkatkan kapasitas layanan. Ini juga menjadi modal penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan di sisa tahun 2026,” sambung Harris.
MDLA optimistis, kombinasi strategi distribusi, diversifikasi portofolio, dan kolaborasi bisnis akan memperkuat posisi perseroan di pasar farmasi dan alat kesehatan nasional. Ke depan, MDLA akan terus melakukan penyesuaian strategis sesuai perkembangan pasar, termasuk peluang ekspansi produk dan layanan kesehatan yang memiliki permintaan tinggi.
Editor: Muawwan Daelami
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler




