Penopang Kinerja ITMG saat Harga Batu Bara Bergejolak
JAKARTA, investor.id – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mengumumkan rapor kinerja kuartal I-2026 di tengah gejolak harga komoditas batu bara. Volume penjualan tercatat meningkat, namun laba bersih menyusut.
ITMG menghasilkan produksi batu bara sepanjang Januari-Maret 2026 sebesar 4,7 juta ton, lebih kecil ketimbang produksi periode Januari-Maret 2025 sebesar 5,3 juta ton. Penurunan tersebut disebabkan oleh curah hujan yang berimbas kepada volume produksi perseroan.
Kendati begitu, naiknya volume penjualan sebesar 6% yoy menjadi 6,3 juta ton menopang kinerja ITMG pada kuartal I-2026. Hanya saja, karena harga jual rata-rata (average selling price/ASP) batu bara mengalami koreksi dari US$82 per ton pada kuartal I-2025 menjadi US$79 per ton pada kuartal I-2026, berdampak tipis terhadap pertumbuhan pendapatan ITMG yaitu sebesar 3% yoy dari US$482 juta menjadi US$497 juta.
Sementara beban pokok pendapatan meningkat sebesar 5% secara yoy imbas dari volume penjualan batu bara yang lebih tinggi. Pada sisi yang lain, ITMG juga meraup pendapatan keuangan sebesar US$9 juta pada 3M26, sedikit lebih rendah dari US$11 juta pada 3M25.
Sedangkan beban keuangan tetap sebesar US$1 juta dan beban lainnya (bersih) tercatat sebesar US$2 juta pada 3M26 dibandingkan beban lainnya (bersih) sebesar US$5 juta pada 3M25. Kemudian, beban pajak penghasilan membesar menjadi US$26 juta pada 3M26 dari US$19 juta pada 3M25.
Pun demikian dengan royalti yang disetorkan ITMG kepada pemerintah mengalami kenaikan sebesar 9% yoy menjadi US$58 juta pada kuartal I-2026 terutama disebabkan oleh volume penjualan yang lebih tinggi.
Setelah dipotong beban pajak penghasilan, ITMG menyisakan laba periode berjalan sebesar US$55,7 juta pada kuartal I-2026. Perolehan tersebut lebih kecil jika dikomparasikan dengan laba periode berjalan kuartal I-2025 sebesar US$66,4 juta.
Diikuti dengan penurunan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dari US$64,9 juta pada kuartal I-2025, menjadi US$54,5 juta pada kuartal I-2026. Laba per saham dasar terdilusi menjadi US$0.05 per saham dibandingkan sebelumnya US$0.06 per saham.
Sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 17 April 2026, RUPS menyetujui total distribusi dividen untuk tahun buku 2025 sejumlah US$115 juta atau mewakili 60% dari laba bersih perseroan.
Rinciannya, sejumlah US$50 juta atau setara Rp 738/lembar saham telah didistribusikan kepada pemegang saham sebagai dividen interim pada 26 November 2025. Sisanya sejumlah US$65 juta atau setara Rp 992/lembar saham akan dibayarkan kepada pemegang saham pada 19 Mei 2026.
Neraca ITMG
Editor: Muawwan Daelami
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Rupiah Melorot, Ekspor Dapat Momentum
Peningkatan ekspor nasional justru perlu terus dilakukan karena daya saing meningkat di tengah pelemahan rupiah.Dharma Pongrekun Ajukan Uji Materi UU Kesehatan ke MK
Mantan Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Dharma Pongrekun resmi mendaftarkan permohonan uji materi Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (13/5/2026).Jasa Marga: Volume Lalin Keluar Jabotabek Naik 25,12%
Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek di H-1 (13/5) Hari Kenaikan Yesus Kristus meningkat 25,12%.Wamen Nezar: Permainan Tradisional Jadi “Tombol Jeda” Anak dari Dominasi Ruang Digital
Wamen Komdigi Nezar Patria sebut permainan tradisional jadi "tombol jeda" efektif bagi anak untuk imbangi hidup di ruang digital.Tag Terpopuler
Terpopuler






