Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
JAKARTA, investor.id - Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini.
Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37% sepanjang periode perdagangan 11-13 Mei 2026. Di antaranya, SHIP dan SGRO yang juga masuk daftar top losers.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks harga saham gabungan (IHSG) selama sepekan turun 3,53% sehingga ditutup pada level 6.723,3 dari posisi 6.936,3 pada pekan lalu.
Kapitalisasi pasar atau market cap BEI juga mengalami penurunan sebesar 4,68% menjadi Rp 11.825 triliun dari Rp 12.406 triliun pada pekan sebelumnya, menghilang Rp 581 triliun.
Rata-rata frekuensi transaksi harian pekan ini juga mengalami penurunan, yaitu sebesar 0,56% menjadi 2,53 juta kali transaksi dari 2,55 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Kemudian rata-rata nilai transaksi harian pekan ini mengalami penurunan yaitu sebesar 18,78% menjadi Rp 18,82 triliun dari Rp 23,05 triliun pada pekan sebelumnya.
Rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini turut mengalami penurunan yaitu sebesar 22,01% menjadi 35,76 miliar lembar saham dari 45,86 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Adapun investor asing hari Rabu mencatatkan nilai jual bersih Rp 1,531 triliun dan sepanjang tahun 2026 ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 40,823 triliun.
Saham Top Losers
Sementara itu, sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah dan masuk daftar top losers selama perdagangan pekan ini.
Di antara kesepuluh saham top losers tersebut, ada PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) dan PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO). Harga saham SHIP ambles 37,54% menjadi Rp 2.180 dari Rp 3.490, sedangkan SGRO anjlok 24,15% menjadi Rp 3.140 dari Rp 4.140.
Ada pula saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) ambrol 24,11% menjadi Rp 850, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terpangkas 21,95% menjadi Rp 3.200, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) jeblok 21,82% menjadi Rp 4.300.
Kemudian, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) tergelincir 20,9% menjadi Rp 1.035, PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA) melemah 20,38% menjadi Rp 418, dan PT Tunas Alfin Tbk (TALF) turun 19,6% menjadi Rp 715.
Selanjutnya, saham PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) jatuh 19,2% menjadi Rp 412 dan PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) terpangkas 19% menjadi Rp 486.
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






