Sabtu, 4 April 2026

IHSG Ngegas, Pemodal Untung Maksimal dari 4 Saham

Penulis : Indah Handayani
18 Feb 2026 | 12:06 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melihat pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Pengunjung melihat pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) ngegas sebesar 72,81 poin (0,89%) ke level 8.285,08 pada penutupan sesi I, Rabu (18/2/2026). IHSG hari ini bergerak menghijau di rentang 8.227 – 8.302.

Di saat yang sama, pemodal untung maksimal dari empat saham hingga membentur batas auto rejection atas (ARA), serta masuk daftar top gainers, salah satunya ROCK

Berdasarkan data IDX, tercatat sebanyak 31,45 miliar lembar saham telah diperdagangkan pada perdagangan sesi I. Dengan nilai transaksi sebesar Rp 13,33 triliun, dan frekuensi perdagangan mencapai 1.879.122 kali transaksi.

Tercatat sebanyak 445 saham mengalami kenaikan, 218 saham diperdagangkan menurun. Sedangkan 148 saham stagnan. Sedangkan saham-saham blue chip yang tergabung dalam LQ45 menguat 0,55%.

Hampir seluruh sektor saham menguat pada penutupan sesi I. Saham sektor kesehatan memimpin penguatan, karena melonjak 3,35%. Diikuti saham sektor barang konsumsi non primer 2,56%, sektor energi 1,86%, sektor perindustrian 1,86%, dan sektor teknologi 1,72%.

Sedangkan pelemahan terjadi pada sektor kesehatan 0,14%.

Pada perdagangan sesi I, indeks saham Asia mayoritas libur. Tapi, Nikkei (Jepang) tercatat melonjak 1,29%.

Saham ARA

Sementara itu, pemodal untung maksimal dari empat saham hingga membentur batas auto rejection atas (ARA), serta masuk daftar top gainers. Harga sahamnya melonjak lebih dari 24%.

Saham ARA tersebut adalah PT Cipta Perdana Indonesia Tbk (PART) melonjak 34,33% menjadi Rp 180, PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) melejit 24,83% menjadi Rp 3.770, PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) menanjak 24,74% ke Rp 1.815. dan PT Royaltama Mulia Kontraktorindo tbk (RMKO) melejit 24,62% menjadi Rp 810.

Sebaliknya saham-saham ini jatuh terparah serta masuk daftar top losers. Saham PT Hillcon Tbk (HILL) memimpin daftar top losers dan jatuh hingga membentur batas auto rejection bawah (ARB), karena ambles 15% menjadi Rp 68.

Diikuti saham PT Link Net Tbk (LINK) anjlok 10,75% ke Rp 2.490, PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) jatuh 9,59% ke Rp 396, PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) melemah 8,33% ke Rp 143, dan PT Buana Finance Tbk (BBLD) turun 7,03% ke Rp 860.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 menit yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 22 menit yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.
International 43 menit yang lalu

WHO Kecam Serangan ke Fasilitas Kesehatan di Iran

WHO kecam serangan AS & Israel ke fasilitas kesehatan Iran. 4 juta orang mengungsi, risiko wabah penyakit kian mengancam Timur Tengah.
Business 54 menit yang lalu

Green SM Dapat Dukungan Pembiayaan BCA Rp600 M

Fasilitas pembiayaan dari BCA ditujukan memperkuat kesiapan operasional serta menjaga keberlanjutan layanan Green SM di sejumlah kota.
Market 1 jam yang lalu

Laba Mitratel (MTEL) Rp 2,1 Triliun

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp 2,11 triliun tahun 2025.
International 1 jam yang lalu

Serangan Udara Rusia Tewaskan 14 Warga Sipil Ukraina

Rusia luncurkan 500 drone ke Ukraina menjelang Paskah, 14 warga sipil tewas. Zelenskyy tawarkan bantuan amankan Selat Hormuz dari Iran.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia