Jumat, 15 Mei 2026

BNI-AM Gandeng dan Bagikan Beasiswa Reksa Dana pada Pekerja Migran Indonesia di Korea Selatan

Penulis : Yurieke Metriani
18 Mar 2023 | 09:28 WIB
BAGIKAN
BNI-AM bagikan beasiswa reksa dana pada pekerja migran di korea Selatan. (Dok. BNI-AM)
BNI-AM bagikan beasiswa reksa dana pada pekerja migran di korea Selatan. (Dok. BNI-AM)

JAKARTA, Investor - PT BNI Asset Management (BNI-AM) memberikan apresiasi berupa top up Reksa Dana "BNI-AM Short Duration Bonds Indeks" kepada pekerja migran Indonesia (PMI) yang mencari nafkah sambil kuliah di Korea Selatan.

Pemberian beasiswa kepada PMI tersebut adalah salah satu wujud sumbangsih BNI-AM kepada diaspora Indonesia di negeri ginseng yang di tengah kepadatan waktu kerjanya masih bersemangat untuk menimba ilmu di perantauan. Selain pemberian beasiswa, BNI-AM sebelumnya bersama BNI dan BNI Sekuritas juga memberikan edukasi finansial mengenai investasi pasar modal kepada para diaspora di cabang luar negeri yang lain secara online melalui zoom, webinar, atau media sosial.

Diharapkan para mahasiswa PMI sepulang ke Indonesia nantinya akan memiliki tambahan pengetahuan dan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan praktis melalui investasi di pasar modal.

Baca Juga: 2023 Penuh Optimisme, BNI Fokus Kembangkan Fitur Aplikasi Mobile Banking

ADVERTISEMENT

Penyerahan hadiah secara simbolis disampaikan oleh Direktur Bisnis BNI-AM, Donny Susatio Adjie, kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan, Gandi Sulistiyanto, di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul, Korea Selatan, belum lama ini. General Manager PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk. Seoul Branch atau BNI Seoul, Edy Pramono, turut menyaksikan penerimaan hadiah tersebut.

Edy menyampaikan BNI bersama semua anak perusahaannya berupaya proaktif untuk membuat program yang mampu mengembangkan kapasitas dan kapabilitas khususnya diaspora di luar negeri. "Kami harap dengan program ini, Beasiswa Reksa Dana dapat menjadi penyemangat belajar sekaligus penyemangat berinvestasi bagi para diaspora. Kami tentunya merasa terhormat karena bisa bersama diaspora menyelenggarakan banyak program yang mampu meningkatkan kinerja ekonomi mereka khususnya di Korea Selatan," katanya.

Dia menjelaskan, BNI Seoul adalah cabang luar negeri termuda di BNI yang memulai kegiatan operasionalnya pada tanggal 14 Februari 2016 setelah resmi memperoleh izin operasional dari Financial Service Commission, Korea pada tanggal 4 November 2015.

BNI Seoul adalah satu-satunya bank dari Indonesia yang beroperasi di Korea Selatan dan memegang lisensi sebagai full branch. BNI Seoul fokus mendukung transaksi trade maupun remittance antara Indonesia dan Korea Selatan. Dengan lisensi full branch, BNI Seoul memberikan beragam produk perbankan dan jasa keuangan.

Baca Juga: Genjot Transformasi, BNI Optimistis Kinerja Terus Melesat

Apresiasi dalam bentuk saldo "Reksa Dana Indeks Pendapatan Tetap BNI-AM Short Duration Bonds Index" diberikan melalui aplikasi BIONS BNI Sekuritas.

Pemilihan jenis reksa dana ini dengan pertimbangan reksa dana indeks adalah produk unggulan BNI-AM dengan pergerakan harga yang relatif stabil sehingga cocok untuk investor pemula yang sedang belajar berinvestasi atau investor pemula yang mulai melangkah ke tahap selanjutnya.

BNI-AM Short Duration Bonds Index adalah Reksa Dana Indeks Pendapatan Tetap yang diterbitkan oleh BNI-AM pada tanggal 1 September 2022.

BNI-AM merupakan pelaku usaha jasa keuangan pionir di industri Pasar Modal yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Dirintis sejak 23 Oktober 1995, BNI-AM melakukan spin off dari BNI Sekuritas pada 7 Juli 2011 sebagai perusahaan terbatas. Saat ini, BNI-AM menempati posisi 10 besar manajer investasi di Indonesia berdasarkan total jumlah Asset Under Management (AUM). (Adv)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia