Prosepek Sektor Energi Di Era Trump Jilid 2 - Investor Market Opening
Dilantiknya Trump sebagai Presiden AS 20 Januari 2025 waktu setempat memberikan dampak terhadap sektor energi. Hal ini seiring dengan kebijakan Trump terhadap sektor energi yang cukup kontroversi dimana Trump lebih memfavoritkan energi fosil dibandingkan green energy yang saat ini menjadi tren di global. Bagaimana prospek sektor energi di era Trump jilid 2? Lalu bagaimana dengan masa depan sektor EBT sendiri?
Saksikan dialognya bersama Jimmy Dimas Wahyu - Praktisi dan Pengamat Pasar Modal dalam Investor Market Opening, 21 Januari 2025 pukul 08.30 WIB.
Pastikan kamu subscribe dan aktifkan juga tombol lonceng untuk mendapatkan notifikasi video terbaru dari Investor Daily TV.
Kunjungi juga social media channel kami :
Official Website: https://investor.id/
Twitter : https://x.com/InvestorID
Facebook : https://www.facebook.com/investor.id
Instagram : https://www.instagram.com/investordailyid?
Sumber : Investor Daily TV
Editor: Investor Daily TV
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






