Ketinggian Pintu Air Manggarai Jakarta Masih Normal
JAKARTA-Ketinggian air di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, masih normal
sekitar 640 cm-650 cm sehingga dalam 10 jam ke depan ibu kota dipastikan
tidak akan banjir.
"Dari pantauan terakhir ketinggian
mencapai 640 cm-650 cm atau dalam status siaga 4 sehingga dapat
dipastikan dalam 10 jam ke depan terhitung dari pukul 12.00 WIB tidak
akan ada banjir di Jakarta akibat air kiriman dari Bogor," kata
Penanggung Jawab Pintu Air Manggarai Adhie Wibowo di Jakarta, Kamis.
Kendati ketinggian air normal, Adhie mengimbau warga tetap waspada dan memantau informasi terbaru dari Pintu Air Manggarai.
"Karena cuaca belakangan ini tidak menentu saya harap masyarakat
tetap waspada dan sigap atas setiap informasi terbaru yang kami
berikan," kata Adhie.
Jika ada perubahan status ketinggian
air Adhie memgatakan pihaknya akan segera melakukan "early warning
system" dengan menginformasikan pada posko banjir di lima wilayah untuk
langsung diteruskan pada gubernur dan dirinya menjamin sekitar lima
menit sudah langsung dapat diterima masyarakat.
"Jika ada
perubahan status apalagi jika membahayakan kami akan segera
melaporkannya dan sudah bisa diterima masyarakat sekitar lima menit,"
katanya.
Saat ini, dari pantauan pewarta, air di lokasi
tetsebut tidak tersendat sama sekali karena tidak terdapat sampah yang
menumpuk sehingga tidak terdapat pengerjaan pengangkutannya.
Adhie mengatakan tidak tersendatnya arus air tersebut juga karena debit air yang datang dari kawasan hulu masih normal.
"Saat ini di bendung katulampa ketinggian air sekitar 40 cm dan di pos pemantau Depok sekitar 100 cm," ucapnya.
Adhie menambahkan untuk menyebarkan sistem peringatan dini nanjir
ini, alat komunikasi berupa radio yang jadi senjata utama di lokasi itu
saat ini kondisinya dalam keadaan baik dan tidak ada kendala apapun
dalam memberikan informasi.
"Radio yang ada saat inj di sini
kondisinya masih bagus dan saua harap tidak terjadi gangguan apapun ke
depannya agar masyarakat dapat sesegera mungkin menerima informasi dari
kami," kata Adhie.(ant/hrb)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

