Pos Indonesia Gunakan Tiga Metode Salurkan BLT BBM
LAMPUNG, Investor.id - PT Pos Indonesia (persero), penyalur bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BLT BBM), akan menggunakan tiga metode untuk mempercepat realisasi bantuan kepada penerima.
“Tidak ada kendala, ini tantangan bagi kami, ada lesson learn dari penyaluran-penyaluran sebelumnya yang didapatkan dari feedback dari masyarakat maupun dari Kementerian Sosial (Kemensos). Tentunya itu sudah menjadi penyempurnaan dari kami,” jelas Tonggo Marbun yang juga menjabat sebagai Direktur SDM PT Pos Indonesia dalam keterangannya pada Minggu (4/9/2022).
Seperti pencapaian penyaluran bansos yang dilakukan Pos Indonesia sebelumnya, yaitu bantuan sosial tunai (BST), bansos sembako dan BLT minyak goreng, Pos Indonesia kembali menggunakan tiga metode yang sama untuk penyaluran BLT BBM ini.
“Kami menerapkan tiga metode pengambilan di komunitas, bisa mengambil di kantor pos, dan yang paling utama khususnya bagi KPM yang punya keterbatasan seperti disabilitas dan sudah lanjut usia akan diantarkan langsung ke rumah. Demikian pesan Menteri Sosial Bu Risma dan itu amanat yang kami jalankan. Kendala untuk kondisi tertentu sudah kami atasi, nanti teman-teman dari kantor pos akan mengantarkan masing-masing ke KPM," jelas Tonggo.
Kemensos menggandeng kembali Pos Indonesia karena pengalaman sebelumnya dalam penyaluran bansos.
Sementara itu, Direktur Jaminan Sosial Kemensos Heri Kris mengatakan, Pos Indonesia mampu mengantarkan bantuan tunai ini door to door, sehingga penerima manfaat bisa segera menggunakan uang bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan, khususnya ketika harga BBM naik.
“Basis data KPM yang digunakan itu sama dengan data ketika penyaluran bantuan langsung tunai atau BLT minyak goreng," kata Heri jelaskan siapa penerima BLT BBM.
Kepala KCU Bandar Lampung, Risdayati, mengatakan data sementara terkait alokasi KPM di wilayah provinsi Lampung yang menerima BLT BBM ini sebanyak kurang lebih 475.000 KPM.
“Kami selalu komunikasikan, berkoordinasi dengan instansi dan fungsi-fungsi terkait, dengan pemda, Dinas Sosial provinsi dan kabupaten. Berikutnya kami juga tentu membuat perencanaan, menghitung kapasitas kita. berapa tenaga yang kita miliki. kebutuhan akan kekurangannya itu berapa. Kita bisa merekrut tenaga-tenaga lepas, dari mahasiswa misalnya, untuk membantu penyaluran tersebut,” jelas Risdayati.
Sangata Berarti
Bantalan sosial berupa uang tunai ini, tentu sangat berarti bagi KPM. seperti pengakuan Septia misnila, yang tinggal di Kelurahan Enggal, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung. “Bantuan uang ini sangat membantu usaha saya. Buat tambah modal,” kata Septia yang kesehariannya berjualan es buah.
Senada dengan Septia, KPM yang datang di kKantor Pos, Hamsanah juga sangat bersyukur adanya BLT BBM ini.
“Ya senang dapat bantuan dari Pak Presiden, bisa ketemu langsung dengan Pak Presiden juga. Rencananya uang yang didapatkan untuk biaya sekolah dan kebutuhan sehari hari,” kata Hamsanah yang tinggal di Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo kembali meninjau langsung penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) pengalihan subsisdi Bahan Bakar Minyak (BBM). Setelah Provinsi Papua dan Provinsi Maluku, Sabtu (3/9/2022), Presiden Jokowi kunjungi Kantor Pos Bandar Lampung.
Presiden dan Iriana Jokowi disambut Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi, Direktur Jaminan Sosial Kementerian Sosial Heri Kris, serta Direktur Bisnis Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia, Tonggo Marbun.
Tiba di Kantor Pos Bandar Lampung Presiden menuju tenda dan menyapa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima BLT BBM.
“Ingat ya uangnya jangan dibelikan handphone, baju baru. Untuk tambahan usaha, bayar sekolah anak, boleh,” pesan Presiden.
Sebanyak 100 KPM perwakilan penerima bansos menerima BLT BBM. Jumlah tersebut terdiri dari 80 KPM dari Kecamatan Pahoman, dan 20 KPM berasal dari Kecamatan Enggal. Presiden masuk ke dalam Kantor Pos dan kembali serahkan BLT BBM secara simbolis.
BLT pengalihan subsidi BBM diberikan pemerintah kepada KPM senilai Rp150.000 per orang untuk empat bulan. BLT BBM ini dibayarkan sebesar Rp300.000 sebanyak dua kali.
Pemerintah memutuskan untuk menyalurkan bantalan sosial berupa uang tunai kepada masyarakat, untuk meningkatkan daya beli akibat semakin terasanya beban karena berbagai macam kenaikan harga di tengah ancaman krisis global.
"Pagi hari ini membagikan kembali BLT BBM untuk (warga) Provinsi Lampung. Saya lihat tadi berlangsung baik, terutama yang di dalam tadi sistemnya sudah bagus," kata Jokowi.
Mulai pekan depan, tambah Jokowi, semua kabupaten-kota akan bergerak membagikan BLT BBM kepada KPM melalui kantor pos seluruh Indonesia.
Selepas penyerahan BLT BBM di Kantor Pos Bandar Lampung, Presiden Jokowi melanjutkan agenda untuk menyerahkan bantuan modal kerja dan bantuan sosial lainnya kepada para pedagang pasar dan kaki lima di Pasar Pasir Gintung, Kota Bandar Lampung.
Tonggo Marbun menambahkan dalam penyaluran BLT BBM tidak ada kendala. Tim Pos Indonesia sudah menyiapkan sejak awal strategi untuk pencapaian penyaluran dana.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






