Universitas Pancasila Tambah Program Studi Baru
JAKARTA, investor.id - Universitas Pancasila secara resmi telah menambah program studi baru, bertempat di Aula Ki Hajar Dewantara LLDikti Wilayah III Jakarta, Universitas Pancasila diundang untuk menerima SK Penyelenggaraan Prodi baru.
Kepala LLDikti III Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P. menyerahkan Surat Keputusan Mendikbudristek nomor 924/E/0/2022 tentang Penyelenggaraan Program Studi S3 Doktor Ilmu Hukum kepada Universitas Pancasila yang diwakili oleh Anggota YPPUP Ir. Kiki K. Lestari, M.T, dan Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Sri Widyastuti, S.E., M.M., M.Si. Demikian keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (6/1/2023).
Dalam kesempatan tersebut Kepala LLDikti Wilayah III mengucapkan terima kasih dan selamat kepada perguruan tinggi yang berhasil menyelesaikan perizinan pembukaan program studi baru.
Universitas Pancasila juga mengucapkan terima kasih kepada LLDikti Wilayah III atas bantuan sehingga Universitas Pancasila berhasil mendapatkan izin pembukaan prodi S3 Doktor Ilmu Hukum.
Pada sambutannya Prof. Dr. Sri Widyastuti, S.E., M.M., M.Si. menyampaikan rencana pembukaan program studi baru lainnya di Universitas Pancasila seperti Teknik Perkeretaapian, Magister Ilmu Komunikasi dan prodi laiinya yang akan menyusul. Turut Hadir Dekan Fakultas Hukum Prof. Dr. Eddy Pratomo, S.H., M.A. Wakil Dekan I Dr. Zaitun Abdullah, S.H., M.H. Wakil Dekan II Dr. Adnan Hamid, S.H., M.H., M.M. Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum Prof. Dr. Ade Saptomo, S.H., M.Si.
Editor: Imam Suhartadi
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya Dinilai sebagai Langkah Strategis
Pengamat sosial Dr. Serian Wijatno menilai kenaikan pangkat Irjen Pol Asep Edi Suheri menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) sebagai Kapolda Metro Jaya merupakan langkah strategis di tengah kompleksitas tantangan keamanan di Jakarta.Pengawasan Barcode BBM Perlu Diperketat
Pengawasan distribusi BBM diminta diperketat menyusul antrean panjang dan dugaan penyalahgunaan barcode subsidi.DBS Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5,1%
DBS merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi RI tahun 2026 dari 5,3% menjadi 5,1%. Asumsikan aktivitas riil menurun dan ruang fiskal terbatas.APTI Minta Pemerintah Jaga Kedaulatan Ekonomi Pertanian
Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Agus Parmuji menilai, pentingnya menegakkan kedaulatan ekonomi pertanian. Agus menekankan selama ini petani tembakau telah memberikan kontribusi besar bagi negara, meskipun seringkali para petani tembakau malah kesulitan mengakses bantuan seperti pupuk subsidi.Soroti Curanmor Skala Besar, Sahroni: Usut Tuntas hingga Dalangnya
Waka Komisi III DPR Ahmad Sahroni dorong Polda Metro Jaya usut tuntas curanmor dalam skala besar termasuk menangkap bekingnya.UMY: Kampus Bisa Jadi Mitra Program MBG, Kaji Soal Gizi hingga Efisiensi Anggaran
UMY usulkan keterlibatan kampus dalam program MBG sebagai mitra kajian akademik terkait gizi hingga efisiensi anggaran, bukan bangun SPPGTag Terpopuler
Terpopuler

