Jumat, 15 Mei 2026

Mengapa Menpora Zainudin Amali Siap Mundur demi Jabatan Wakil Ketum PSSI?

Penulis : Yustinus Paat
20 Jan 2023 | 01:29 WIB
BAGIKAN
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dalam program acara Obrolan Malam Fristian yang disiarkan BTV, Kamis (19/1/2023). (B-Universe Photo/Uthan AR)
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dalam program acara Obrolan Malam Fristian yang disiarkan BTV, Kamis (19/1/2023). (B-Universe Photo/Uthan AR)

JAKARTA, investor.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali siap mundur dari Menpora, jika terpilih menjadi waketum atau wakil ketua umum PSSI. Secara blak-blakan, dia pun mengungkapkan alasannya lebih memilih mengurus organisasi PSSI dibandingkan menjadi menteri.

Zainudin mengaku alasan mendasar dirinya memilih PSSI adalah Presiden Joko Widodo (Jokowi). “Satu hal yang membuat saya akhirnya memutuskan masuk (PSSI), Pak Presiden. Presiden kita ini sangat suka sepak bola dan punya perhatian luar biasa pada sepak bola,” kata Zainudin dalam program acara Obrolan Malam Fristian yang disiarkan BTV, Kamis (19/1/2023).

Zainudin mengatakan Presiden Jokowi sudah mempunyai keinginan memperbaiki sepak bola Indonesia sejak 2015 lalu. Bahkan, kata dia, satu-satunya cabang olahraga (cabor) yang memiliki inpres hanya sepak bola. Menurut dia, hal tersebut merupakan wujud konkret perhatian besar Jokowi terhadap sepak bola.

ADVERTISEMENT

“Satu-satunya cabor yang ada inpres hanya sepak bola, yang lain enggak ada. Jadi, sebagai pembantu beliau, saya lebih konkret lagi membantu presiden, keinginan beliau bagaimana, sepak bola ini menjadi baik, menjadi maju dan tertata dengan baik,” ungkap dia.

Zainudin juga mengaku sudah mendapatkan izin Presiden Jokowi mendaftar sebagai calon wakil ketua umum PSSI. Dirinya tidak berani mendaftar jika tidak mendapat izin dari Jokowi.

“Kalau enggak (diizinkan), enggak berani saya, saya masih pembantu presiden dan sadar diri tanpa izin dari yang saya bantu, saya tidak berani mendaftarkan diri,” tegas Zainudin.

Seperti diberitakan, Zainudin Amali telah resmi mendaftarkan diri sebagai calon wakil ketua umum PSSI. Langkah ini mengejutkan publik karena Zainuddin lebih memilih PSSI dibandingkan menjadi menteri yang mengurus seluruh cabang olahraga, termasuk sepak bola.

Pilihan mengurusi sepak bola melalui PSSI ternyata bukanlah pilihan mendadak dari Zainudin Amali. Dia pun mengaku keinginan mengurus PSSI sudah muncul sejak lama dan selama ini terkubur di tengah kesibukan menjadi politisi hingga menteri.

“Kalau ditanya sejak kapan keinginan saya ngurus bola atua PSSI? Sejak ketua umumnya Pak Azwar Anas, periode 1991-1998, jadi keinginan saya ngurus bola sejak itu. Tetapi itu kemudian terkubur lama dan tidak pernah muncul lagi,” tuturnya.

Sepak bola sebenarnya tidak terlalu asing bagi Zainudin. Dia mengaku dulu pernah menjadi manajer klub sepak bola mahasiswa. Lalu, pernah menjadi pembina liga mahasiswa di Jakarta. Setelah itu, Zainudin sudah mulai jarang berinteraksi lagi dengan sepak bola dan belakangan dirinya terpilih menjadi Menpora.

“Kemudian sudah lama, tiba-tiba saya menjadi Menpora, akhirnya saya berinteraksi lagi dengan kegiatan olahraga secara umum termasuk sepak bola di dalamnya,” ungkap dia.

Pada tahun 2019, Zainudin mengatakan bahwa pihaknya berhasil membawa Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan FIFA World Cup U-20 Tahun 2021. Namun, karena pandemi Covid-19, FIFA World Cup U-20 baru akan digelar pada Mei-Juni 2023.

Interaksi Zainudin dengan sepak bola makin tinggi karena ditunjuk sebagai Ketua Organizing Committee (INAFOC) FIFA U-20 World Cup 2023. Interaksi tersebut membuat dirinya makin terlibat dalam urusan sepak bola.

“Makin ke sini makin kuat keinginan itu (mengurusi PSSI), pada saat mendampingi Presiden FIFA ketika ada kejadian Kanjuruhan dan saya diajak oleh Presiden FIFA, beliau menyampaikan kepada Pak Presiden (Jokowi) ucapan duka dan sebagainya, tetapi Indonesia harus maju, harus menata ke depan karena ada keinginan menjadi Indonesia menjadi salah satu episentrum sepak bola Asia. Itu makin membuat pikiran saya, makin terdorong ke sana (PSSI). Ini yang ngomong Presiden FIFA, Gianni Infantino, ngomong ke Presiden Jokowi, berarti kan tidak main-main,” pungkasnya.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia