Pasokan Pangan Periode Puasa Hingga Lebaran Surplus
JAKARTA, investor.id – Plt Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Kasan mengatakan komoditas beras mengalami surplus sekitar 9 juta ton, minyak goreng surplus sekitar 352 ribu ton, dan daging sapi surplus sekitar 58 ribu ton pada periode Januari-April 2023.
Dengan angka tersebut, Kemendag memastikan secara umum pasokan pangan untuk kebutuhan masyarakat periode Puasa dan Lebaran tahun ini memiliki jumlah yang cukup.
“Berdasarkan Neraca Pangan Badan Pangan Nasional, secara umum pasokan pangan tersedia dalam jumlah cukup untuk memenuhi kebutuhan pada Puasa dan Lebaran,” ujar Kasan menurut laporan Antara, Jumat (10/3).
Kasan mengatakan pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan ke masyarakat dengan jumlah yang cukup dan harga yang terjangkau, khususnya menjelang periode Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) Puasa dan Lebaran 2023.
Lebih lanjut, strategi yang dilakukan Kemendag untuk menekan harga dan pasokan bahan pangan menjelang Puasa dan Lebaran adalah dengan mengefisiensi rantai pasokan pangan dalam mendukung pemerataan pembangunan berkelanjutan.
Beberapa upaya yang dilakukan Kemendag untuk mewujudkan hal tersebut antara lain dengan meningkatkan dan memperluas jaringan distribusi perdagangan antar pulau dan pemanfaatan gerai maritim, serta meningkatkan jangkauan dan kualitas data bahan pokok di Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemendag dengan bantuan stakeholder daerah yang dilaporkan secara realtime.
Kemendag juga memberikan fasilitator edukasi perdagangan melalui Sistem Elektronik dan digitalisasi pasar rakyat dan usaha dagang mikro, kecil, dan menengah (UDMKM).
“Selain itu menjelang periode Puasa dan Lebaran, pada awal Maret 2023 Kemendag telah melaksanakan Raker bersama dengan Dinas Perdagangan Provinsi dan Kabupaten/ Kota seluruh Indonesia yang salah satu agendanya adalah membahas persiapan rantai pasok barang kebutuhan pokok menjelang Puasa dan Lebaran,” kata Kasan.
Pada akhir Februari 2023 Kemendag melakukan impor gula, daging, beras, bawang putih, kedelai, hingga DOC broiler untuk daging ayam guna memenuhi kebutuhan bahan pokok selama periode bulan puasa dan Lebaran 2023.
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Holding BUMN Pangan atau ID FOOD juga mengimpor gula sebesar 237.575 ton dan 100 ribu ton daging sapi.
Sedangkan Bulog pada akhir Februari mendatangkan beras impor dari Thailand sebanyak 13.500 ton, sehingga jika ditotal dengan stok yang tersedia di gudang Bulog saat ini jumlahnya sekitar 20.000 ton.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






