Kamis, 14 Mei 2026

Gempa M 5,5 Landa Pantai Selatan Nias Selatan Dipicu Subduksi Lempeng Indo-Australia

Penulis : Hendro D Situmorang
23 Apr 2023 | 08:29 WIB
BAGIKAN
ilustrasi peta gempa Nias
ilustrasi peta gempa Nias

JAKARTA, Investor.id –  Gempa tektonik dengan magnitudo (M) 5,5 memlanda wilayah Pantai Selatan Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (23/4/2023) pukul 06.33.55 WIB. Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 5,5.


Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,86 Lintang Selatan, 98,47 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 175 km Tenggara Nias Selatan, Sumatera Utara pada kedalaman 19 km.
 
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono ketika dikonfirmasi Beritasatu.com.

Menurutnya, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
 
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Nias Selatan, dan Kepulauan Mentawai, dengan skala intensitas IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).

ADVERTISEMENT

Daerah Kota Teluk Dalam, Kota Tuapejat, Kota Simpang Ampek, dan Kota Lubuk Basung dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Untuk daerah Kota Gunung Sitoli dengan skala intensitas II - III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ).

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," tegas Daryono.

Gempabumi ini merupakan rangkaian gempabumi Mentawai-Siberut. Hingga pukul 06.46 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya tujuh aktivitas gempa bumi.
 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 10 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 18 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 36 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia