Jumat, 15 Mei 2026

Kemensos Digeledah KPK, Mensos Risma Pastikan Tidak Ada Lagi Bansos Beras  

Investor.id
24 Mei 2023 | 11:31 WIB
BAGIKAN
Mensos Risma menyapa ratusan anak-anak Indonesia di tempat yang berbeda, Jumat (23/7/2021).
Mensos Risma menyapa ratusan anak-anak Indonesia di tempat yang berbeda, Jumat (23/7/2021).

JAKARTA, Investor.id – Menteri Sosial Tri Rismaharini memastikan penggeledahan yang dilakukan KPK di Gedung Kemensos, Selasa (23/5/2023), tidak berkaitan dengan masa pemerintahannya.

Penggeledahan itu berkaitan dengan dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program keluarga Harapan (PKH) tahun 2020. Risma mengatakan selama masa jabatannya, bantuan sosial tidak pernah berbentuk beras.

“Saya pegang perintah Presiden bahwa jangan bantu dalam bentuk barang, tapi bantu dalam bentuk uang, itu saya pegang. Jadi, saya katakan 2021 itu tidak ada Bansos beras di Kemensos,” tegas Risma dalam keterangan persnya di Gedung Kemensos, Jakarta, Rabu (24/5/2023).

ADVERTISEMENT

Risma menjelaskan, semua bansos yang dikeluarkan Kemensos sejak 2021 diberikan dalam bentuk uang. Apabila ditemukan kasus pelanggaran mengenai bansos dalam bentuk selain uang dapat dipastikan hal itu tidak terjadi di Lingkungan Kemensos.

“Karena bagi saya lebih enak. Kalau dalam bentuk barang itu pasti pengawasannya rumit, saya akan habis waktu untuk pengawasan ini, makanya saya juga senang. Jadi apapun bentuknya seperti minyak goreng kemarin saya nggak mau dalam bentuk barang,” jelas Risma.

Saat penggeledahan, Risma mengaku sedang melakukan rapat bersama jajarannya. Namun, saat tim penyidik KPK tiba di Gedung Kemensos, Risma sempat menerima mereka di ruang tamu miliknya sebelum penggeledahan dilakukan. Risma mengatakan sempat diberikan surat berita acara penggeledahan tersebut, namun ia tidak membacanya secara lengkap karena tidak mengetahui kasusnya.

“Saya tidak membaca detail, karena saya tahu bahwa saya tidak bisa intervensi apapun disitu, karena saya tidak tahu masalahnya, karena ini kejadiannya tahun 2020,” kata Risma.

Risma mengaku, tidak tahu menahu mengenai apa saja yang didapatkan penyidik KPK dalam penggeledahan itu. “Saya juga gak tahu mereka masuk di ruangan mana saja,” ujarnya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia