Jumat, 15 Mei 2026

Sebelum Deklarasi Jadi Capres, Megawati: Ganjar Diingatkan Sebagai Petugas Partai

Penulis : Yustinus Paat
2 Jun 2023 | 22:29 WIB
BAGIKAN
Ganjar Pranowo mendampingi Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri di Istana Batutulis, Bogor, Jumat, 21 April 2023. PDIP secara resmi mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai capres.
Ganjar Pranowo mendampingi Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri di Istana Batutulis, Bogor, Jumat, 21 April 2023. PDIP secara resmi mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai capres.

JAKARTA, Investor.id –  Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengungkapkan telah memberikan pesan khusus kepada Ganjar Pranowo sebelum dideklarasikan sebagai calon presiden (capres) 2024. Pesan tersebut berupa peringatan kepada Ganjar agar mau disebut sebagai petugas partai.

"Kalau pilih Ganjar itu bukan (apa-apa), meskipun memang bilang, awas kalau kamu tidak ngomong ya, kalau kader, partai, petugas partai, sadar juga, untung beliau (Ganjar) nurut," ujar Megawati dalam konferensi pers usai melakukan pertemuan tertutup dengan Ketum PAN Zulkifli Hasan dan jajaran DPP PAN di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Jumat (2/6/2023).

Megawati menegaskan, dirinya juga merupakan petugas partai yang mandat sengaja ketua umum partai. Sebagai petugas partai, kata Megawati, dirinya mempunyai tugas untuk memenangkan PDIP di Pileg dan Pilpres 2024. 

ADVERTISEMENT

"Saya yang mendapat penugasan itu karena kami berideologi Pancasila, maka tadi saya katakan kami selalu membuka diri kepada teman-teman dari lain partai kalau ingin bekerja sama dengan kami," tandas Megawati.

Menurut Megawati, dalam kerja sama politik, perlu disadari oleh ideologi negara, yakni Pancasila. Salah satu nilai penting dari Pancasila adalah gotong royong membangun Pancasila.

"Yang paling penting adalah dari prinsip-prinsip politik yang harus sama, bahwa kita pun sesuai dengan ideologi negara yaitu Pancasila. Ingat tentunya hal yang seperti itulah yang akan bisa mentautkan kita sebagai sesama warga bangsa dan dari sisi juga kebangsaan kita," ungkap Megawati.

Lebih lanjut, Megawati menegaskan dirinya memilih capres dan cawapres untuk kepentingan bangsa, bukan kepentingan partai. Sejauh ini, kata Megawati, pilihannya selalu menjalankan tugas dengan baik seperti pasangan Jokowi-Jusuf Kalla dan Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

"Insyaallah sudah mau berakhir tapi berjalan dengan baik, jadi kalau saya milih orang itu bukan kepentingan PDI Perjuangan saja, tapi kemaslahatan pemerintahan Indonesia terus berjalan," pungkas Megawati.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 19 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 21 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia