Elektabilitas Erick Thohir Meningkat karena Berkinerja Baik
JAKARTA, investor.id - Dewan Pembina Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Arya Anugrah Pratama Kuntadi menilai peningkatan elektabilitas Erick Thohir sebagai calon wakil presiden merupakan hal yang wajar karena dia berkinerja baik saat memimpin BUMN sekaligus PSSI.
“Saya melihat wajar saja jika elektabilitas Pak Erick naik signifikan di berbagai lembaga survei politik sebab beliau menunjukkan kinerja yang sangat baik, baik itu di PSSI maupun di BUMN," kata Arya, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (07/06/2023).
Lebih lanjut, ia menyampaikan kinerja Erick yang baik sebagai Menteri BUMN dapat dilihat dari peningkatan total laba bersih BUMN, dari Rp179 triliun di tahun 2021 menjadi Rp303,7 triliun pada tahun 2022. Dividen yang diberikan BUMN juga meningkat, dari Rp29,5 triliun di tahun 2021 menjadi Rp80,2 triliun pada 2022.
Arya berpendapat prestasi BUMN yang membanggakan itu tidak lepas dari berbagai inovasi yang dilakukan Erick. Misalnya, terobosan Erick dalam membuat beberapa holding atau perusahaan gabungan BUMN. Holding BUMN yang dibuat Erick di antaranya holding asuransi, farmasi, pariwisata, perhotelan, pertambangan, sektor energi, dan listrik.
Menurut Arya, pembentukan holding BUMN itu mampu menciptakan efisiensi.
Berikutnya, Arya pun menilai Erick mampu melihat potensi ekonomi yang dapat dikembangkan oleh masyarakat. Kemampuan itu, lanjut dia, terlihat dari visi Erick dalam mengembangkan ekonomi digital melalui Merah Putih Fund. Lembaga itu dibentuk Erick untuk membantu perusahaan rintisan asli Indonesia berkembang.
Selain itu, tambah Arya, Erick juga mengembangkan program pasar digital BUMN yang dapat menghubungkan antara pengusaha UMKM dan perusahaan BUMN.
“Tangan dingin Erick tak hanya menyasar perusahaan BUMN, tetapi juga memiliki kepedulian untuk mengembangkan potensi ekonomi masyarakat bahkan hingga level paling bawah. Luar biasa sekali Erick. Sosok beliau sangat dibutuhkan Indonesia,” kata Arya.
Sebelumnya, hasil survei Indikator Politik Indonesia periode 26-30 Mei 2023 menunjukkan elektabilitas Erick dalam bursa nama cawapres mengalami peningkatan dari 15,3 persen pada periode 30 April—5 Mei 2023 menjadi 15,5 persen.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.
Editor: Imam Suhartadi
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler

