Percepat Peningkatan Kualitas Pendidikan di Timur Indonesia, Menko PMK Ajak Kolaborasi
JAKARTA, investor.id – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengajak lembaga pendidikan berbasis keagamaan untuk berkolaborasi mengatasi ketertinggalan kualitas serta mempercepat proses pendidikan di kawasan timur Indonesia.
“Saya mohon kerja sama untuk beramai-ramai mendukung program mempercepat proses pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas pendidikan di wilayah timur,” kata Muhadjir Effendi dalam kegiatan koordinasi nasional gereja dan pendidikan lanjutan konferensi nasional (Konfernas) gereja dan pendidikan 2023, di Gedung BPK Penabur International School, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (25/7/2023).
Muhadjir menegaskan, kawasan timur Indonesia masih membutuhkan dorongan lebih dalam untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Hal itu berdasarkan kunjungannya ke beberapa daerah, yang termasuk wilayah dengan tingkat kualitas pendidikan tertinggal. Dalam kunjungannya tersebut, dia membahas soal percepatan pengentasan kemiskinan, stunting, hingga pendidikan.
“Masih ada beberapa daerah yang mungkin perlu daya ungkit dan usaha yang lebih keras, seperti wilayah-wilayah saudara kita di bagian timur, terutama di beberapa Provinsi Papua. Tadi saya sudah sampaikan ke Pak Enggar (Enggartiasto Lukita) juga, saya baru saja berkunjung ke beberapa daerah di Papua, termasuk membicarakan bagaimana mempercepat pengentasan kemiskinan di sana, stunting. Kemudian keterbelakangan atau ketertinggalan pada proses pendidikan pembelajaran itu yang harus kita perhatikan,” tutur Muhadjir.
Senada dengan Muhadjir, Ketua Alumni BPK Penabur sekaligus Komisaris Utama B-Universe Enggartiasto Lukita mengatakan, lembaga pendidikan SPK Penabur berstandar internasional role model untuk percepatan pendidikan, dan pemerintah memfasilitasi persiapan tenaga pendidik melalui Training of Trainers (ToT).
“Sesuatu yang tidak mudah, tetapi harus dilakukan. Tadi saya juga menyampaikan tolong yang baik-baik seperti contohnya BPK Penabur, interm soft quality, kualitasnya baik sekali, untuk dia terjun langsung sampai ke Papua, sampai ke NTT itu tentu tidak mungkin, tetapi yang kami usulkan adalah ada ToT mereka menyiapkan aplikasinya, mengajar kepada guru-guru di sana. Ini yang seharusnya diusulkan,” kata Enggar.
Lebih lanjut dia mengatakan, tak hanya bagaimana menaikkan kualitas pendidikan dan contoh kualitas tinggi dari sebuah lembaga pendidikan, pemerintah juga perlu memperhatikan upah layak para tenaga pendidik di Indonesia.
“Tetapi catatan lain yang penting adalah kepada pemerintah untuk memperhatikan gaji guru. Kalau gaji guru masih seperti ini terabaikan, siapa orang pandai yang mau menjadi guru karena dia memilih pekerjaan yang lain,” pungkas Enggar.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler

